Legislator: Petani Punya Peran Strategis

Herman - Jumat, 29 Desember 2017 11:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122017/7026_Legislator--Petani-Punya-Peran-Strategis.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Anggota Komisi 4 DPR RI Hermanto meminta para kelompok tani penerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) agar berupaya mencegah terjadinya pengangguran alsintan.  Untuk hal tersebut kelompok tani harus berkoordinasi dengan kelompok tani lainnya dan dengan Dinas Pertanian di daerahnya guna optimalisasi penggunaan alsintan.

 

"Tanpa koordinasi, alsintan tersebut akan banyak menganggurnya dibandingkan kerjanya", ujar Hermanto dalam sambutannya pada kegiatan penyerahan alsintan bantuan pusat kepada para kelompok tani Kabupaten Pesisir Selatan di halaman kantor Dinas Pertanian setempat, kemarin.  Jenis alsintan yang diserahkan dalam kegiatan ini adalah: traktor roda 4, traktor roda 2, mesin tanam, mesin panen, pompa air dan cultivator. Total alsintan yang diserahkan sebanyak 40 unit.

 

Traktor roda 4 misalnya. "Kemampuannya luar biasa. Lahan 1 kelompok tani yang berkisar 20-25 ha bisa digarap tuntas sekitar seminggu. Tanpa koordinasi, mesin pertanian tersebut selanjutnya akan menganggur," papar legislator dari Fraksi PKS ini.

 

Lebih jauh Hermanto mengungkapkan, kebijakan negara melakukan modernisasi alsintan lalu memberikannya ke petani merupakan upaya mencapai kedaulatan pangan di tengah-tengah semakin menurunnya minat masyarakat untuk terjun ke sektor pertanian.  "Penduduk terus bertambah. Semuanya butuh makan. Sementara pekerja sektor pertanian terus berkurang. Maka salahsatu solusinya adalah modernisasi alsintan," paparnya.

 

Hermanto juga minta pada petani agar tidak mudah menjual tanahnya atau mengalihfungsikannya ke penggunaan lain. "Negara kesulitan mencari lahan untuk cetak sawah baru.  Makanya lahan yang masih ada di tangan petani saat ini sangatlah berarti", paparnya.

 

Menurutnya, petani ibarat benteng penjaga yang berperan mencegah upaya berbagai pihak yang menghendaki alih fungsi lahan pertanian ke penggunaan lain. "Peran petani sangat strategis untuk ketersediaan dan kedaulatan pangan masa depan Indonesia," ucap legislator dari dapil Sumbar ini.

 

Hadir juga dalam kegiatan ini Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni dan Kepala dinas Pertanian Jumsu Trisno.  Hendra Joni berpesan kepada petani agar tetap semangat bertani untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian. "Telah  terjadi peningkatan produktivitas pertanian di Pesisir Selatan di tahun 2017 dibandingkan tahun 2016 sebesar 0.8 ton per hektar disebabkan oleh penggunaan alsintan oleh petani," katanya.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara

Ekonomi

Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul

Ekonomi

BEDUKK 2025, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Komunitas Nelayan dan Pelaku Usaha Mikro di Sibolga

Ekonomi

Bulog Gandeng Tentara Serap Gabah, Kodim Bakal Dilibatkan

Ekonomi

Bos Baru Bulog Pede Bisa Serap 3 Juta Ton Beras dalam 3 Bulan

Ekonomi

Rakor Bidang Pangan Provinsi Sumut, Pj Gubsu Optimis Optimalisasi Pertanian Terwujud Lewat Kolaborasi Pusat dan Daerah