Lebih dari 200 Pelaku UKM Ikuti Kenduri e-UKM idEA di Medan

- Kamis, 26 Oktober 2017 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102017/2167_Lebih-dari-200-Pelaku-UKM-Ikuti-Kenduri-e-UKM-idEA-di-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS08
Beritasumut.com-Sebanyak dari 200-an pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Medan mengikuti kegiatan kenduri e-UKM yang diadakan Indonesian E- commerce Association (idEA) di Hotel Polonia Medan, Kamis (26/10/2017).

 

Ketua Bidang Kerjasama Eksternal idEA, Setyo Harsoyo, mengatakan, Kenduri e-UKM merupakan rangkaian dari kegiatan kenduri UKM yang diadakan di 10 kota dan Medan merupakan kota ke lima. "Target dari kegiatan tersebut adalah mengajak UKM untuk berjualan online. Karena online adalah teknologi yang tidak bisa dicegah dan harua ikut berpartisipasi di dalam nya dengan memanfaatkannya sebaik mungkin yang salah satunya adalah memanfaatkannya untuk bisnis online," ujarnya, Kamis (26/10/2017).

 

Dia menjelaskan, idEA ingin mengajak para pelaku UKM di seluruh Indonesia agar jangkauan pasarnya lebih luas, dan pada akhirnya akan meningkatkan omset mereka. "idEA sebelum melakukan roadshow tersebut, melakukan survei terlebih dahulu di mana pemetaan UKM terbesar dan berpotensi untuk menuju online," jelasnya.

 

Dituturkan Setyo, dari survei tersebut terpilihlah 10 kota dan Jogyakarta merupakan kota pertama yang antusias pesertanya cukup baik, terbukti ada lebih dari 400an pelaku UMK yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. "10 kota diadakan Kenduri e-UKM yaitu Yogjakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Medan, Palembang, Pontianak, Balikpapan, Semarang, Solo dan Bali," terangnya.

 

Menurutnya, alasan idEA memilih salah satu kota yaitu Medan karena dari hasil survei tersebut dan demain yang sudah ready untuk diedukasi ada. "Dan ternyata di Medan pelaku UKM sudah melek online sehingga akan lebih mudah untuk memberikan edukasinya," ungkapnya.

 

Kemudian melebar ke daerah lainnya, sambung Setyo, dengan harapan agar UKM di Indonesia bisa menuju online dengan cara memberi kemudahan-kemudahan seperti selesai kegiatan pelaku UKM tersebut bisa memilih ingin berjualan dengan website sendiri atau bisa memulai berjualan di market place. "idEA sebagai asosiasi e commerce menginginkan UKM sebagai rodanya e commerce turut serta memanfaatkan online tersebut. Kegiatan Kenduri e-UKM saat ini merupakan kegiatan kenduri pertama yang diadakan idEA dan akan menjadi agenda tahunan. Untuk di tahun 2018 mendatang, idea menargetkan mengadakan kegiatan di 22 provinsi," pungkasnya.(BS08)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi

Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Ekonomi

Tiga Stasiun AQMS Aktif 24 Jam, Kualitas Udara Medan Terpantau Baik

Ekonomi

Kerja Sama Strategis Kadin Medan dan Binus University: Dorong Kemajuan Ekonomi, Layanan Kesehatan, dan Pengabdian Masyarakat

Ekonomi

Oknum TNI di Medan Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja

Ekonomi

Polrestabes Medan Ringkus IRT Pengedar Narkoba di Lembah Sunggal