Beritasumut.com-Tempat pemakaman atau kuburan, saat ini telah menjelma menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Tak hanya dari segi bisnis yang dilirik, antusias masyarakat kepadanya pun juga cukup tinggi. Brach Head Nirvana Medan, Rity Tandar menyebutkan, saat ini mindset masyarakat atas pemakaman, sudah mulai berubah. Kini, banyak kalangan yang telah menginginkan agar makam menjadi tempat peristirahatan yang indah dan nyaman bagi keluarganya yang meninggal dunia. "Tapi rata-rata pemakaman masih dikelola secara konvensional dan tradisional. Sehingga kesan angker masih selalu melekat pada pemakaman," ungkapnya kepada wartawan, usai kegiatan soft lounching Nirvana Memorial Park Medan dikantornya, Sabtu (16/09/2017). Sejauh ini, Rity menjelaskan, meskipun masih soft lounching, namun penjualan kavling taman pemakaman Nirvana Medan dinilainya sangat baik. Ia mengaku saat ini sudah ada 100 unit kavling yang terjual, sementara 200 unit lainnya sudah masuk dalam daftar pemesanan. Ia melanjutkan, potensi pasar taman pemakaman di Medan memang sangat besar. Selain jumlah masyarakatnya yang banyak karena sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, hal ini juga di dukung oleh cara berpikir warga Medan yang menurutnya sudah terbuka terhadap pemakaman. "Jadi konsep pemakaman layaknya taman ini sudah ditunggu-tunggu warga Medan," pungkasnya. Sementara itu, Executive Director Nirvana Asia Group Reeno Kong mengatakan, sejak berdiri pada tahun 1990 lalu, Nirvana sudah memiliki 20 cabang di Asia, baik di Indonesia, Malaysia, maupun Tiongkok. Melalui investasi sebesar 50 juta US dolar, terang dia, taman pemakaman seluas 75 hektare dibangun di Medan, sebagai lanjutan Nirvana Indonesia yang sebelumnya telah terlebih dahulu ada di Jakarta. "Bahkan kelak, pemakaman ini bisa menjadi tempat rekreasi ternama di Medan," sebutnya. Local Business Partner Boelio Muliadi menambahkan, berziarah ke pemakaman selain tradisi budaya dari leluhur juga merupakan kesempatan berkumpul bagi keluarga dalam mengenang masa hidup almarhum. Karenanya, prosesi kekeluargaan ini harusnya diiringi di tempat yang damai, asri, nyaman, bersih dan terawat rapi, sebagai tempat yang menggambarkan almarhun beristirahat dalam damai dan tenang. "Sehingga selesai kunjungan bisa membawa hikmah," ujarnya.(BS07)