Dukung Tol Laut, KM Ocean Ship Bersandar di Gunung Sitoli

Herman - Rabu, 30 Agustus 2017 09:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/6504_Dukung-Tol-Laut--KM-Ocean-Ship-Bersandar-di-Gunung-Sitoli.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-KM Ocean Ship bersandar di Pelabuhan Gunung Sitoli, Kepulauan Nias, Senin (28/08/2017). Pelayaran perdana kapal yang berasal dari Lhokseumawe menuju Kepulauan Nias ini disambut oleh General Manajer Pelindo 1 Cabang Gunungsitoli, Aulia Rahman Hasibuan.

 

“Pelaksanaan pelayaran kapal ini adalah salah satu upaya sinergi BUMN antara Pelindo 1 dengan PT Pupuk Indonesia dalam mensukseskan program Tol Laut dan Rumah Kita,” terang Aulia Rahman Hasibuan. 

 

Rumah Kita merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN sebagai fasilitas untuk menampung barang-barang kebutuhan pokok agar dapat dinikmati langsung oleh masyarakat terutama di daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terpencil) dengan harga yang dipertahankan secara konstan. Rumah Kita ini bertujuan untuk menjaga disparitas harga di seluruh wilayah Indonesia. 

 

Pelindo 1 diberikan kepercayaan untuk melaksanakan program Rumah Kita di wilayah Kepulauan Nias dan Mentawai. Adapun program Rumah Kita di Gunungsitoli, Kepulauan Nias resmi dioperasikan pada 24 Agustus 2017 atas kerjasama Pelindo 1 dengan Bulog. 

 

Komoditi yang disediakan di gerai Rumah Kita Gunungsitoli antara lain: beras dengan harga Rp 9.200 per kg, gula Rp 11.500 per kg, minya goreng Rp 11.750 per kg, dan bawang putih Rp 20.000 per kg. 

 

Program ini disambut baik oleh masyarakat karena harga barang-barang yang dijual menjadi lebih murah sekitar Rp 1.000-Rp 4.000 jika dibandingkan dengan harga di pasar. Perbedaan harga ini diakibatkan oleh pengiriman yang melalui tol laut mampu menekan transportation cost dan menjamin kecepatan barang tiba di tempat tujuan.

 

Adapun sebelum adanya tol laut, pengangkutan pupuk dari Lhokseumawe dengan menggunakan truk melalui pelabuhan Sibolga memakan waktu lama dengan biaya logistik yang cukup tinggi. “Dengan pengiriman melalui tol laut seperti ini mampu mengurangi kesenjangan harga antar daerah dan mendorong pembangunan daerah-daerah di seluruh Indonesia,” terang Ade Maydwianda, Plh ACS Humas Pelindo 1. 

Dengan terlaksananya program Rumah Kita, diharapkan efek dari program tol laut ini semakin bisa dirasakan masyarakat.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Subholding Pelindo Multi Terminal Resmi Beroperasi di Pelabuhan Belawan dan Tanjung Intan

Ekonomi

Subholding Pelindo Multi Terminal Resmi Beroperasi di Terminal Pelabuhan Dumai

Ekonomi

PT Prima Multi Terminal Rayakan HUT ke-7, Melesat Lebih Kencang Kelola Pelabuhan Kuala Tanjung

Ekonomi

Pelindo 1 Dukung Percepatan Pemulihan Covid-19 di Kota Medan

Ekonomi

Modernisasi Pelindo 1 Sibolga Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi

Pelindo 1 Catat Kinerja Tumbuh Positif di Semester I-2021