Minta Laporan Proyek Tol di Sumbar, Presiden Jokowi Ingatkan PSN Harus Kurangi Kemiskinan

Herman - Kamis, 03 Agustus 2017 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/1891_Minta-Laporan-Proyek-Tol-di-Sumbar--Presiden-Jokowi-Ingatkan-PSN-Harus-Kurangi-Kemiskinan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penjelasan tentang perkembangan proyek strategis nasional yang berkaitan dengan jalan tol Bukittinggi, Padang Panjang, Lubuk Alung, Padang sepanjang 80 kilometer (km), dan juga Pekanbaru, Bangkinang, Payakumbuh, Bukittinggi yang panjangnya 185 km.

 

“Kalau yang di Pekanbaru sudah dimulai, kemarin Pekanbaru-Dumai. Ini saya nanti mohon dijelaskan,” kata Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Sumatra Barat, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (02/08/2017).

 

Program strategis nasional ini, menurut Presiden, sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Provinsi Sumatra Barat dan sekitarnya. Sehingga implementasinya harus betul-betul dikawal di lapangan, dan nantinya pemanfaatannya juga betul-betul optimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

 

“Saya ingin menegaskan lagi bahwa keberadaan proyek strategis nasional (PSN) harus betul-betul memiliki dampak dirasakan manfaatnya dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Dalam catatan Presiden, Provinsi Sumatera Barat dalam triwulan 1 2017 tumbuh 4,91%, cukup baik. Namun ia tetap minta agar PSN juga harus bisa menjadi pengungkit dalam upaya penurunan angka pengangguran, menekan ketimpangan, mengurangi kemiskinan.

 

Selain itu,  Presiden Jokowi meminta agar dilihat lagi program-program prioritas, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD. “Dilihat lagi sejauh mana implementasi program program tersebut, bisa menyentuh 6,87% penduduk pra sejahtera, penduduk miskin di Sumatera Barat, dan juga bisa menurunkan pengangguran terbuka yang masih berada pada angka 5,8%,” ucap Presiden Jokowi.

 

Peserta Rapat Terbatas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Sumatra Barat diantaranya Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, KSP Teten Masduki, Menkominfo Rudiantara, Menhub Budi Karya Sumadi, Menpar Arief Yahya, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menkes Nila Moeloek, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/Ka BPN Sofyan Djalil, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Kepala BKPM Thomas Lembong serta Gubernur Provinsi Sumatra Barat Irwan Prayitno.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah

Ekonomi

Hutama Karya Terapkan Pembatasan Angkutan Barang di Sejumlah Ruas Tol Trans Sumatera Selama Arus Mudik Lebaran 2025

Ekonomi

Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Aceh-Padang, Palembang-Betung Dioperasikan 24 Maret

Ekonomi

Potongan 20% Tarif Tol Trans Sumatera, Sambut Mudik Lebaran 2025

Ekonomi

Hamawas Siagakan Kendaraan Layanan Dan Fungsionalkan Rest Area Sementara Km 99 Tol Tebing Tinggi - Indrapura

Ekonomi

Tol Binjai-Langsa Seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan Resmi Dibuka Operasional Tanpa Tarif