Mentan dan Mendag Jamin Stok dan Harga Pangan Stabil Hingga Lebaran

- Minggu, 18 Juni 2017 10:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/8877_Mentan-dan-Mendag-Jamin-Stok-dan-Harga-Pangan-Stabil-Hingga-Lebaran.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita dan Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat meninjau pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan Rumah Potong Ayam Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (17/06/2017).

 

Hasil pantauan di PIBC harga beras stabil dengan stok yang melimpah yakni mencapai Rp 7.400 hingga Rp 11.000 per kg kualitas premium. Stok bawang putih pun melimpah sehingga harganya turun drastis yakni Rp 17.500 per kg.

 

Pada kesempatan ini, Mentan Amran mengatakan produksi pangan saat ini melimpah sehingga harga pangan pokok di beberapa daerah ikut turun. Perihal ini, Bulog harus segera menyerap agar harga tidak turun dan petani tidak merugi.

 

"Kami sampaikan di Sumbar kami bangun lumbung bawang tapi harganya jatuh. Kemudian cabai di Sumatera kami pun bangun tapi harganya jatuh. Ini menyedihkan sehingga kami minta Bulog segera serap agar petani tidak rugi. Tapi beras sampai saat ini harganya normal," kata Amran dilansir pertanian.go.id, Minggu (18/06/2017).

 

Selain itu, untuk menjaga pasokan melimpah dengan harga yang stabil, pemerintah pusat membangun kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Yakni meminta Pemprov DKI Jakarta agar memperbanyak membangun gudang penampungan. "Kami minta agar penampungan atau aware house, yang dimiliki pemda DKI juga bisa diperbanyak, karena yang ada saat ini masih belum cukup," ujar Amran.

 

Terkait beras, pemerintah menjamin sampai dengan akhir tahun, stok beras aman dengan harga stabil. Stok beras ini dipenuhi sepenuhnya dari produksi dalam negeri. "Dulu kita impor beras dan sekarang sudah kita penuhi dengan produksi beras dalam negeri, dan harga kita saat ini sudah stabil. Beras dulu kita impor tetapi sekarang harganya terus turun dan petani menjadi tertekan," terang Amran.

 

Amran menegaskan stabilitas stok dan harga pangan serta Indonesia mampu menyediakan pangan sendiri sampai saat ini karena sinergi yang baik antara Kementan dengan Kemendag dan juga dengan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi ini harus dilanjutkan. "Jika ada importir yang mencoba naikkan harga pangan, kami akan tindak tegas dengan cabut izin impornya," tegasnya.

 

Sementara itu, Mendag Enggar menegaskan stok pangan saat ini cukup dan harga stabil. Menurutnya, kondisi ini terjadi karena ada kerjasama antara pemerintah daerah dan BUMD. Enggar menjelaskan Kemendag dan Kementan mendapat perintah dari Presiden Jokowi menurunkan dan mengendalikan harga di pasar. Khusus Kemendag, mendapat perintah dari Presiden untuk menurunkan langkah impor pangan.

 

"Kami sudah menurunkan tim bersama Satgas Pangan ke-70 kabupaten dan kota yang diduga harga pangan bergejolak. Dengan langkah ini, memberi peluang kepada kita untuk langsung melakukan pengendalian dengan mengelontorkan pasokan sehingga harga pangan di pasar stabil," pungkas Enggar.(BS02)

 


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Implementasi Permendag 24/2025 Tersendat, KADIN Dorong Impor Plastik Bekas Terkendali

Ekonomi

Mendag Budi Santoso Akui Harga Plastik Naik, Ini Penyebab Utamanya

Ekonomi

Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Berikan Layanan Porter Gratis bagi Pemudik di Bandara Kualanamu

Ekonomi

Pegadaian Kanwil 1 Medan Lepas 250 Pemudik Lebaran

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Berbagi Semangat Lebaran Melalui Program SEBARAN 5.0