Beritasumut.com-Menjelang puncak perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah, pemesanan tiket sejumlah moda transportasi umum di Sumatera Utara mulai mengalami peningkatan dihandingkan sebelumnya, tidak terkecuali tiket kereta api (KA). PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Divre I Sumatera Utara mencatat, grafik pemesanan tiket kereta api menjelang Lebaran 2017 bahkan mengalami kenaikan hingga 60 persen per hari untuk semua jurusan. "Memang sudah ada peningkatan. Besarannya itu rata-rata 5 hingga 60 persen per hari, baik untuk Kereta Api Sri Bilah, Putri Deli, maupun Siantar Express," kata Manajer Humas PT KAI (Persero) Divre I Sumatera Utara M Ilud Siregar, kepada wartawan, Kamis (08/06/2017) pagi. Ilud mengatakan, sebagian besar tiket yang dipesan calon penumpang merupakan tiket dengan waktu keberangkatan pada H-3 hingga H+3 Lebaran, dengan kenaikan rata-rata mencapai 40 hingga 60 persen per hari. Meskipun demikian, dia mengaku belum melihat adanya peningkatan kepadatan dan arus mobilisasi penumpang kereta api yang sangat signifikan, terhitung sejak awal hingga pekan kedua Ramadan 1438 Hijriah. Padahal menurutnya, PT KAI Divre I Sumatera Utara telah membuka layanan pemesanan tiket sejak H-90, baik melalui chanel internal (dibeli langsung di loket atau melalui website resmi PT KAI), maupun melalui chanel eksternal (dibeli melalui mitra resmi penjualan tiket kereta api). "Layanan pemesanan tiket kereta api sendiri sengaja kita buka tiga bulan sebelum lebaran, dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya praktik percaloan dan peredaran tiket palsu di masyarakat," terang Ilud. Di sisi lain, lanjutnya, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, PT KAI (Persero) Divre I Sumatera Utara tidak melakukan penambahan gerbong, melainkan memaksimalkan ketersediaan sarana angkutan yang ada. "Kita tidak ada penambahan perjalanan. Hanya memaksimalkan transformasi yang ada, dengan menyiapkan 6.848 kursi per hari, mulai H-10 hingga H+15 Lebaran, atau sejak 15 Juni hingga 11 Juli mendatang," ujar Ilud.(BS08)