Wagubsu:Jadikan Danau Toba Pusat Pertumbuhan Ekonomi dengan Kearifan Lokal

- Selasa, 11 April 2017 00:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/7608_Wagubsu-Jadikan-Danau-Toba-Pusat-Pertumbuhan-Ekonomi-dengan-Kearifan-Lokal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Wagubsu Brigjen (Purn) DR Hj Nurhajizah Marpaung SH MH menerima kunjungan Kerja Sekretariat Jendral Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) yang dipimpin oleh Deputi Politik dan Strategi, Irjen Pol Drs Tjetjep Agus S MM MH di Ruang Beringin Lantai 8 Kantor Gubsu, Senin (10/04/2017).

 

Turut hadir Asisten Pemerintah Jumsadi Damanik, para SKPD, Pembantu Deputi Bidang Nasional Setjen Wantannas Brigjen Pol Iwan, Pembantu Deputi Polstra Bagian Strategis Nasional Marskal Pertama Bayu Resto dan rombongan serta Badan Otorita Danau Toba.

 

Dalam sambutannya, Wagubsu mengemukakan kondisi makro sosial dan ekonomi di Sumatera Utara (Sumut).Di mana pencapaian indikator makro menunjukkan hasil yang baik dan perlu perbaikan.Dijelaskannya, bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2015 berada pada angka 5,10% dan 2016 mancapai 5,18%.Kemudian PDRB perkapita tahun 2015 sebesar 41,2 juta atau US$3.066,41 dan 2016 sebesar 44,56 juta atau US$3.348,69.

 

Begitu juga dengan inflasi, sampai dengan Maret 2017 mengalami deflasi sebesar -0,19%. Hal ini berimplikasi dengan menurunnya tingkat penganggguran terbuka sebesar 6,71% untuk tahun 2015 dan 2016 sebesar 5,84%. Serta tingkat persentase penduduk miskin menurun dari 10,79 % tahun 2015 menjadi 10,27% tahun 2016.

 

Berdasarkan data indikator makro sosial ekonomi, kedepan diprediksi ekonomi Sumut dapat tumbuh jauh lebih baik, salah satunya melalui pengembangan kawasan Danau Toba yang menetapkan Toba dan sekitarnya menjadi kawasan strategis pariwisata nasional. "Presiden RI Jokowi ingin menjadikan Danau Toba sebagai Monaco of Asia," ujar Wagubsu.

 

Dengan adanya pengelolaan Kawasan Danau Toba tentunya mendorong tumbuhnya pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan terbukanya kesempatan kerja baru melalui investasi dengan memperhatikan kearifan lokal budaya setempat. "Semoga melalui pengembangan kawasan Danau Toba dapat mengangkat kearifan lokal di Sumut," terang Wagubsu.

 

Sementara itu Deputi Politik dan Strategis Setjen Wantannas Tjetjep Agus menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya untuk men-dapatkan informasi sejauh mana perkembangan tentang pengembangan kawasan Danau Toba. Di mana diharapkan masyarakat ikut berperan serta dalam perkembangannya.

 

"Apalagi kita ketahui bersama Provinsi Sumut mempunyai potensi sumber daya alam yang cukup besar sehingga tentunya dapat lebih memajukan daerah. Namun di samping itu juga diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya agar dapat mengelola potensi daerah dengan baik," ujar Tjetjep Agus.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Ekonomi

Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar

Ekonomi

Pj Sekdaprov Sumut Saksikan Penandatanganan Kerja Sama dan Kesepahaman Toba Caldera UGG

Ekonomi

Dokumen Geopark Kaldera Toba Siap Diserahkan ke UNESCO

Ekonomi

Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024

Ekonomi

Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya