Presiden Jokowi: Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Harus Selesai 2018

Herman - Sabtu, 08 April 2017 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/8283_Presiden-Jokowi--Kereta-Bandara-Adi-Soemarmo-Solo-Harus-Selesai-2018.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan kereta api Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (08/04/2017).

 

Presiden meminta pembangunan kereta yang menghubungkan Boyolali, Solo, Madiun, dan Yogya ini harus selesai pada 2018 mendatang. “Memang waktu yang mepet tetapi pagi tadi saya tegaskan lagi tidak boleh mundur dari 2018. Tadi mau naik masih dibisikin, Pak ini yang berat pembebasan lahan. Ndak! Ini ada bupati di sini, tanggung jawabnya bupati, tanggung jawabnya wali kota. Siap-siap betul. Karena yang mendengarkan banyak,” kata Presiden Jokowi.

 

Presiden mengingatkan, persaingan antar negara saat ini sangat sengit sekali, bukan sangat keras tapi juga sangat sengit. Negara yang memiliki daya saing tinggi, negara yang efisien, negara yang cepat melayani, itulah yang akan memenangkan pertarungan nantinya dan kita.

 

Sebagai negara besar, tegas Presiden, Indonesia tidak mau ditinggal. Kita mau memenangkan persaingan itu, memenangkan kompetisi itu. Oleh sebab itu semua hal yang berkaitan dengan moda, semua hal yang berkaitan dengan transportasi, baik pelabuhan, baik darat, baik udara, semuanya harus efisien.

 

“Rakyat, masyarakat, pengguna, semuanya diberikan pilihan-pilihan. Mau naik taksi silakan ada, mau naik bus silakan ada, pengen kereta api ini ada, pengen LRT ini ada. Inilah pilihan-pilihan yang harus disediakan oleh negara oleh pemerintah. Agar apa? Agar efisien, agar memiliki daya saing,” ujar Presiden Jokowi, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Presiden Jokowi menjelaskan, bahwa Bandara Adi Soemarmo akan menjadi airport yang besar. Terminalnya sebagaimana disampaikan oleh Menteri Perhubungan, yang terminalnya menjadi 26.000 meter persegi. Run away-nya dari 2.600 tambah lagi menjadi 3.000. Juga 2018 harus selesai.

 

“Kerja mesti diberi target, kalau ndak nanti mundur-mundur, mundur-mundur, akhirnya enggak rampung. Atau mundur-mundur, terus mangkrak. Ini yang enggak boleh,” tegas Presiden.

 

Kenapa kita bekerja cepet-cepetan seperti ini, menurut Presiden, karena negara lain sudah meninggalkan kita. Negara-negara kanan kiri kita sudah meninggalkan kita. Kalau kita tidak kejar, kita hanya bekerja satu shift, jangan kaget sekarang kita sudah ditinggal.

 

“Jelas Singapura meninggalkan kita, Malaysia meninggalkan kita, Vietnam pun sudah meninggalkan kita. Kita harus mengejar mereka. Tidak ada pilihan kalau kita ingin memenangkan persaingan, ingin memenangkan kompetisi,” tutur Presiden.

 

Usai memberikan sambutan, Presiden Joko Widodo menekan sirine dan melakukan prosesi peletakkan batu pertama pembangunan kereta Bandar Udara Adi Soemarmo.

 

Turut mendampingi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kunjungan kerja kali ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo, dan Bupati Boyolali Seno Samodro.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Berikan Layanan Porter Gratis bagi Pemudik di Bandara Kualanamu

Ekonomi

Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China

Ekonomi

Pj Gubernur Sumut Hadiri Peresmian Penerbangan Domestik Perdana dari Bandara Gatot Subroto Way Kanan

Ekonomi

Pesawat Terbakar di Bandara Busan Korsel, 176 Orang Dievakuasi

Ekonomi

Pangkoopsud II Hadiri Perayaan Natal Oikumene Bandara Sultan Hasanuddin

Ekonomi

Pj Gubernur Sumut Resmikan Galeri Kreasi Dekranasda Sumut di Bandara Kualanamu