Presiden Jokowi: Tugas Belum Selesai, Sekarang Bangkitkan Ekonomi

Herman - Jumat, 17 Maret 2017 15:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/5943_Presiden-Jokowi--Tugas-Belum-Selesai--Sekarang-Bangkitkan-Ekonomi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (16/03/2017).

 

Dengan peresmian itu, maka di Provinsi Kalimantan Barat saja kini terdapat tiga PLBN, yakni PLBN Entikong, PLBN Nanga Badau dan PLBN Aruk Sajingan Besar.

 

“Semuanya sudah kita bangun total. Pos lintas batas kita, sekarang membanggakan kita semuanya dan tidak kalah dengan yang di sebelah,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

 

Namun Presiden mengingatkan, setelah suatu PLBN dibangun dan diresmikan, bukan berarti tugas sudah selesai. Sekarang menjadi tugas pemerintah adalah membangkitkan kegiatan ekonomi di wilayah-wilayah daerah perbatasan.

 

“Ekspor impornya harus diintegrasikan dengan pos lintas ini,” pinta Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Selain itu, Presiden mengingatkan agar tidak ada lagi tempat bagi penyelundupan. “Yang namanya barang penyeludupan semuanya harus setop, tidak ada lagi, semuanya harus resmi. Jadi jelas berapa pemasukan untuk negara, rakyat bisa menikmati dari hasil perdagangan tadi,” ucap Presiden.

 

Sistem pengelolaan kawasan perbatasan yang terintegrasi, lanjut Presiden, juga harus segera dijalankan. Ia menyebutkan, kawasan di sekitar PLBN dapat dikembangkan menjadi pusat-pusat ekonomi yang baru. Selain itu, zona pendukung juga harus dikembangkan.

 

Untuk PLBN Nanga Badau, Presiden berpesan agar segera dibangun pasar modern sehingga rakyat dapat menikmati fasilitas umum yang ada di kawasan PLBN tersebut.

 

“Bukan hanya kantornya, pos lintas batas negaranya, tapi juga pasarnya harus ada. Dan tadi saya dibisiki Pak Menteri (PU dan Permahan Rakyat) tahun ini dimulai, tahun depan selesai, sehingga ada kegiatan ekonomi yang bisa dipakai oleh masyarakat,” kata Presiden Jokowi.

 

Setelah meresmikan PLBN Nanga Badau, Presiden menyerahkan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehar (KIS) di Kantor Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

 

Adapun jumlah penerima KIP yang berasal dari Kecamatan Badau sebanyak 237 siswa yang terdiro dari 112 siswa SD, 61 siswa SMP dan 64 siswa SMA.

 

Sedangkan PMT di Kabupaten Kapuas Hulu diserahkan kepada Ibu hamil sebanyak 50 orang, siswa sekolah 450 orang dan ibu yang memiliki balita sebanyak  100 orang.

 

KIS diserahkan kepada 150 orang dan total penerima PKH adalah 502 orang. Penerima PKH berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, yakni 150 penerima dari Kecamatan Badau, 181 berasal dari Kecamatan Empang dan 171 berasal dari Kecamatan Batang Lupar.

 

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada kedua acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono,  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

 

Dari Kecamatan Badau, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan dengan berkendaraan mobil menuju Bandara Pangsuma, Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu untuk bertolak menuju Bandara Soepadio, Kalimantan Barat dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ 85.

 

Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan bermalam di Pontianak. Esok harinya, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Presiden Prabowo Sambut Presiden Erdogan dalam Upacara Kenegaraan di Istana Bogor

Ekonomi

Bertemu PM Pakistan, Presiden Prabowo Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Ekonomi

Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral hingga Perdamaian Timur Tengah

Ekonomi

Presiden Prabowo Temui Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar

Ekonomi

Presiden Prabowo Hadiri KTT D-8 di Mesir

Ekonomi

Usai Lawatan ke Enam Negara, Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air