Produk Kelapa Indonesia Jadi Primadona di Eropa

- Sabtu, 18 Februari 2017 22:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022017/6263_Produk-Kelapa-Indonesia-Jadi-Primadona-di-Eropa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Produk kelapa dan turunannya saat ini menjadi salah satu produk primadona yang diminati masyarakat Eropa, terutama Hongaria. Tren konsumsinya terus meningkat. Pada 2016, ekspor produk kelapa ke Hongaria bahkan naik hingga 13,92% dari tahun 2015.

 

Melihat tren yang semakin positif, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Budapest Hikmat Rijadi menetapkan produk kelapa sebagai produk unggulan Indonesia. Produk ini tak hanya dipasarkan di Hongaria tapi juga ke negara-negara di Eropa Timur dan Eropa Tengah.“Masyarakat Hongaria dan Eropa semakin sadar bahwa produk kelapa seperti minyak kelapa, santan, air kelapa, dan gula kelapa selain sangat baik bagi kesehatan karena kandungan gizinya, juga bisa memberi cita rasa masakan yang berkualitas,” ujar Hikmat Rijadi dilansir dari laman resmi kemendag.go.id, Sabtu (18/02/2017).

 

Hikmat menunjukkan data Eurostat tentang tumbuhnya tren ekspor produk kelapa dan turunan Indonesia ke Hongaria. Pada 2015 ekspor produk kelapa dan turunannya mencapai EUR 2,2 juta atau meningkat 20,7% dari tahun 2014 yang senilai EUR 1,8 juta. Pada periode 2011-2015, tren ekspornya mengalami kenaikan yang cukup tinggi yaitu sebesar 22,36%. Adapun secara year on year (YoY), nilai ekspor produk kelapa dan turunannya pada Oktober 2016 naik sebesar 13,92% dibandingkan Oktober 2015.

 

“Di samping peningkatan permintaan kopi, teh, dan kakao yang masih positif, tren ekspor produk kelapa Indonesia juga melejit dengan segmen konsumen fanatik sehingga peluangnya semakin besar. Kami bertekad mengembangkan terus penetrasi pasar produk ini," ujarnya.

 

Hikmat mengungkapkan, pada Trade Expo Indonesia 2016 lalu, produk kelapa termasuk produk yang menyumbang transaksi cukup besar, yakni senilai USD 600 ribu. Transaksi tersebut dilakukan salah satu importir produk kelapa dan turunannya dari Hongaria, Mayers Kft. Produk kelapa Indonesia telah dipasarkan ke lebih dari 150 toko yang membeli langsung dari Mayers Kft dan memiliki lebih dari 500 pelanggan tetap yang terus bertambah dari tahun ke tahun. 

 

Selain itu, beberapa tahun terakhir ini terdapat beberapa perusahaan Hongaria yang mengimpor produk kelapa dan turunannya seperti coconut cooking oil, dessicated coconut, coconut water, coconut cream, coconut milk, dan coconut sugar.

 

Namun, pemilik Mayers Kft, Adam Kapas, mengungkapkan bahwa sampai saat ini suplai produk kelapa yang tersedia, termasuk salah satunya dari Indonesia, belum bisa memenuhi kebutuhan di Hongaria dan negara-negara Eropa Tengah dan Timur. “Masih rendahnya ekspor Indonesia ke Hongaria diakibatkan antara lain adanya badai La Nina, kebakaran hutan, dan tingginya ekspor produk kelapa Indonesia ke RRT,” jelas Adam Kapas.

 

Produk kelapa yang diimpor Mayers Kft antara lain yaitu minyak kelapa, santan kelapa, air kelapa dan gula kelapa. Produk-produk tersebut tidak hanya dipasarkan di Hongaria, tetapi juga ke beberapa negara di Eropa Tengah dan Timur lainnya seperti Slovakia, Romania, Slovenia, Kroasia dan Serbia.

 

Melihat peluang tersebut, Hikmat berharap produk kelapa Indonesia bisa mencuri pangsa pasar Hongaria. “Kami sangat berharap strategi menjadikan produk kelapa sebagai produk unggulan Indonesia akan membuahkan hasil yang maksimal, yaitu semakin membanjirnya produk kelapa Indonesia di Hongaria dan negara-negara Eropa Tengah dan Timur,” tutup Hikmat.(BS02)

 


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Hasil Drawing 16 Besar Conference League: Copenhagen Vs Chelsea

Ekonomi

PBSI Bakal Tentukan Tim Piala Sudirman Melalui Hasil dari Tur Eropa

Ekonomi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit

Ekonomi

Dua Tim Ini Belum Terkalahkan di Liga Top Eropa

Ekonomi

Pj Gubernur Bersama GAPKI Sumut Bahas Isu Terkini Terkait Sektor Sawit

Ekonomi

Pemprov Sumut Dukung Hilirisasi Investasi Strategis Sektor Industri Kelapa Sawit