Afi Kalla Akan Ubah Mindset Anak Muda Jadi Pengusaha

- Minggu, 15 Januari 2017 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012017/1255_Afi-Kalla-Akan-Ubah-Mindset-Anak-Muda-Jadi-Pengusaha.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Calon Ketua Umum HIPMI Jakarta Raya (Jaya), Afifuddin Suhaeli Kalla foto bersama.
Beritasumut.com-Calon Ketua Umum HIPMI Jakarta Raya (Jaya), Afifuddin Suhaeli Kalla mengaku prihatin dengan jumlah pelaku wirausaha di Indonesia yang belum kunjung menyentuh angka ideal. Yakni, 2% dari total jumlah penduduk. Sementara, data yang dihimpun dari HIPMI menunjukan bahwa Indonesia baru memiliki sekitar, 1,6% pelaku wirausaha dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa. 

 

Menyikapi hal ini, Afi menyatakan dirinya ingin mendorong pertumbuhan pelaku usaha dengan cara merubah mindset atau pola pikir masyarakat terutama generasi muda yang tinggal di Jakarta.“Kebanyakan anak muda mereka bercita-cita untuk menjadi seorang karyawan di perusahaan bonafit dengan gaji besar, atau di zona nyaman dengan menjadi PNS. Ini pola pikir (mindset) yang harus kita ubah bersama melalui gerakan menjadi seorang pengusaha,” ujar Afi dalam siaran persnya, Minggu (15/01/2017).

 

Untuk itu, pria yang kerap disapa Afi ini mengatakan dirinya akan menumbuhkan ‘bibit-bibit’ baru pengusaha pemula dengan menanamkan pendidikan kewirausahaan, dan pelatihan bisnis secara intensif. “Dengan memiliki mindset yang tepat, maka peluang anak-anak muda untuk sukses di dunia usaha juga akan lebih besar," jelas CFO PT Bukaka Teknik Utama, Tbk.

 

Adapun salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan mendirikan 20 HIPMI PT di beberapa kampus di Jakarta. Dan juga menggelar kompetisi business plan antar HIPMI PT untuk memacu semangat kewirausahaan para mahasiswa. “Ini salah satu pembinaan yang efektif untuk menumbuhkan bibit-bibit pengusaha pemula yang tangguh. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan usaha mereka lewat bantuan permodalan dari partner bank maupun non perbankan,” kata Afi. 

 

Selain membawa keuntungan bagi diri sendiri, Afi menyebutkan bahwa menjadi pengusaha berarti juga berkontribusi bagi negara.“Semakin banyak perusahaan baru, semakin besar pula penerimaan negara dari perpajakan. Yang mana, dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan pembiayaan infrastruktur negara,” paparnya. 

 

Sementara pada bagian lain, lanjut Afi, terciptanya pengusaha baru akan membuka lebih banyak lagi lapangan pekerjaan, dan mendorong daya beli masyarakat. 

 

“Ini mungkin sering luput dari pemikiran kita, tapi faktanya menunjukan dengan bertambahnya pengusaha baru, lapangan kerja akan lebih banyak terserap, industri bergerak lebih cepat, dan daya beli masyarakat ikut meningkat,” ungkap Afi yang sudah meluncurkan aplikasi 'Jaya Connect' itu.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Prabowo Bakal Jaring Pengusaha India Tanam Modal di Indonesia

Ekonomi

Pengusaha Minta Cukai Minuman Berpemanis Nggak Terburu-buru

Ekonomi

Walikota Medan Lantik Pengurus Lembaga Kerjasama Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Medan Periode 2024-2027

Ekonomi

Pemko Medan Beri Pemahaman dan Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual bagi Pelaku Usaha

Ekonomi

Pelantikan HIPMI, Pj Bupati Langkat Beri Pesan Khusus Kepada Pengurus

Ekonomi

Pj Bupati Langkat Ajak HIPMI Kolaborasi Bangun Ruang Terbuka Hijau di 10 Kecamatan Kabupaten Langkat