Rumah Indonesia, Segera Dibuka di Pusat Wisata Favorit di Eropa

- Jumat, 30 Desember 2016 05:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/7905_Rumah-Indonesia--Segera-Dibuka-di-Pusat-Wisata-Favorit-di-Eropa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Las Palmas.
Beritasumut.com-Strategi menggenjot ekspor nasional dengan membuka Rumah Indonesia di luar negeri terus dilakukan secara intensif oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN), Kementerian Perdagangan. Kali ini rumah Indonesia seluas 200 m bakal dibuka di La Palmas, Spanyol.

 

Sekretaris Ditjen PEN, Ari Satria mengungkapkan pembukaan rumah Indonesia sebagai showcase produk-produk Indonesia dibuka melalui sinergi dengan perusahaan Spanyol yang selama ini mengimpor produk-produk Indonesia, Kunandia S.L.“Rumah Indonesia diharapkan dapat menjadi showcase produk unggulan Indonesia termasuk kuliner Indonesia di Spanyol," jelas Ari Satria dilansir dari laman resmi kemendag.go.id, Kamis (29/12/2016).

 

Pada kesempatan itu, Ari bertemu dengan CEO Kunandia S.L. Doña Alicia Navarro Ramos, Direktur Kunandia S.L. Jonathan D. Henriquez Navarro, dan Head of Foreign Trade, Elis Murniawati.

 

Ari Satria menegaskan Port of Las Palmas di Kepulauan Canaria merupakan gerbang utama suplai logistik dan jasa transportasi dari Benua Afrika dan Benua Amerika. "Wilayah Kepulauan Canaria, Semenanjung Iberia, dan Eropa Selatan dapat menjadi jembatan (entry hub) masuknya produk Indonesia ke negara-negara Eropa dan Afrika,” tegasnya.

 

Kehadiran Rumah Indonesia di Las Palmas dapat memfasilitasi pengusaha dari Indonesia dan Spanyol untuk mencari mitra bisnis dan melakukan kontak dagang sehingga dapat meningkatkan neraca perdagangan di antara kedua belah pihak. Saat ini, neraca perdagangan nonmigas Indonesia terhadap Spanyol tahun 2015 masih menunjukkan surplus, yaitu mencapai lebih dari USD 1,01 miliar. Namun dibandingkan tahun 2014, angka tersebut menunjukkan penurunan surplus sebesar USD 1,42 miliar.

 

Ari Satria memberi apresiasi dan penghargaan kepada Kunandia S.L. Atas inisiatif dan kerja sama dalam perencanaan pembukaan Rumah Indonesia di Las Palmas. “Ditjen PEN akan mendukung penuh rencana ini dengan memberikan informasi tentang peluang pasar seperti basis data produk unggulan Indonesia, eksportir Indonesia, daerah sentra produksi di Indonesia, maupun informasi lainnya yang terdapat di unit kerja Kementerian Perdagangan,” pungkas Ari Satria.(BS02) 

 


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Sambel Pecel Naik Kelas: Kuliner Khas Blitar Siap Tembus Pasar Global

Ekonomi

Liga Champions, Kalahkan Benfica, Barcelona Lolos ke Perempatfinal

Ekonomi

Barcelona Vs Sociedad: Barca Pesta 4-0

Ekonomi

Hasil Drawing 16 Besar Conference League: Copenhagen Vs Chelsea

Ekonomi

PBSI Bakal Tentukan Tim Piala Sudirman Melalui Hasil dari Tur Eropa

Ekonomi

Klasemen Liga Champions: Liverpool Masih Sempurna, Barcelona Kedua