Pembangunan Ekonomi Melalui Sektor Pariwisata Perlu Ditingkatkan

Herman - Selasa, 08 November 2016 11:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112016/7253_Pembangunan-Ekonomi-Melalui-Sektor-Pariwisata-Perlu-Ditingkatkan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fikri Faqih menilai pembangunan ekonomi melalui sektor pariwisata perlu lebih ditingkatkan oleh pemerintah daerah (pemda) setempat. Selama ini, Fikri menilai, pemda belum memiliki konsep inovasi untuk mengembagkan dunia pariwisata di daerahnya.Oleh karena itu, pemda perlu mengidentifikasi serta mengoptimalkan destinasi wisata, sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya.“Dunia pariwisata susah untuk berkembang dikarenakan minimnya inovasi dalam pengembangan konsep kesejahteraan rakyat melalui pariwisata. Ada daerah yang memiliki potensi wisata luar biasa, tapi pemimpinnya masih belum memiliki konsep inovasi yang jelas,” jelas Fikri saat melakukan Koordinasi dan Konsolidasi Pengembangan Pariwisata di Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (05/11/2016).Dengan tidak jelasnya konsep ini untuk membangun masyarakat, maka akan diikuti permasalahan lain. Sumber Daya Alam yang melimpah dan kebudayaan yang kaya tidak akan berguna menjadi Destinasi Wisata yang menarik dan banyak dikunjungi ketika pemimpinnya tidak punya konsep."Penguasaan dan kematangan konsep merupakan sebuah keharusan bagi pemimpin untuk mengambil sebuah keputusan. Contohnya, di Brebes ini mulai dari laut sampai gunung itu ada, ini potensi. tapi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nya masih rendah," jelas Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX ini.Selain melalui konsep yang jelas, hal lain yang dapat menjadi penunjang dalam mengembangkan pariwisata, di antaranya adalah melalui Kompetensi dan Koordinasi. Kompetensi mencakup kemampuan para stakeholders untuk mengelolanya, sedangkan Koordinasi berarti mencakup kemampuan pemimpin daerah tersebut untuk melakukan sinergi, baik antara masyarakat, swasta, dan pemerintah.Senada dengan Fikri, Ketua  Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esti Reko Astuti menjelaskan bahwa kementerian pariwisata sangat terbuka untuk siapapun yang ingin silaturahim dan koordinasi. Akan tetapi Esti memberikan garis bawah mengenai apa yang dibawa dan kemauan untuk koordinasi."Untuk pengembangan Pariwisata Kita itu terbuka, tapi pertanyaanya biasanya apa yang akan kita obrolkan? Kalau kita dimintai tolong tanpa diberitahu apa yang harus dibantu, itukan tidak mudah,” terang Esti yang turut menjadi narasumber dalam acara tersebutEsti menambahkan bahwa dalam pengembangan pariwisata, Pemerintah Daerah perlu untuk melakukan koordinasi dengan berbagai instansi.“Karena dalam dunia pariwisata tidak semata berbicara mengenai Wisata tetapi akan bersinggungan dengan berbagai instansi, ada sektor Kehutanan, Kebudayaan, Olahraga, Ekonomi Kreatif, dan lain sebagainya,” jelas Esti.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Ekonomi

Gubenur Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Rata-Rata Sumut 6,08% Tahun 2029

Ekonomi

Dampingi Presiden Resmikan KITB, Menko AHY: Untuk Infrastruktur yang Memadai dan Membangun Konektivitas

Ekonomi

Panggil Menko Airlangga, Presiden Prabowo Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional

Ekonomi

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Ekonomi

Hashim Pede Tahun Depan Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 8%