Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi bersama Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kepala Kantor OJK Wilayah 5 Sumbagut Lukdir Gultom melakukan penandatanganan komitmen bersama Tim Kerja Satuan Tugas Waspada Investasi Sumut di Santika Dyandra Hotel, Jumat (4/11/2016). Terkait masalah investasi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon mengungkapkan jika pihaknya mencatat hingga September tahun ini ditemukan puluhan investasi mencurigakan."Temuan 47 penawaran investasi mencurigakan itu terekam dari portal website yang berisi perusahaan yang tidak terdaftar di OJK atau Investor Alert Portal (IAP) yang dibuat OJK," ungkap Nelson Tampubolon. Nelson menegaskan, IAP akan terus diperbaharui secara berkala dan OJK terus mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan dan memberikan informasi terkait penawaran investasi yang mencurigakan."Penandatanganan itu merupakan salah satu upaya untuk menjawab tuntutan masyarakat agar lebih efektif lagi dalam melakukan pencegahan dan penanganan tindak pidana melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi," katanya. Nelson menegaskan, kerja sama dan koordinasi memang perlu dilakukan meningat kewenangan pengaturan dan pengawasan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi berada pada beberapa regulator dan instansi pengawasan yang berbeda. Dia menegaskan, pembentukan Tim Kerja Satgas Waspada Investaai Provinsi Sumut akan berfungsi sebagai sarana koordinasi antara OJK dengan dinas-dinas di lingkungan Pemprov Sumut, Kepolisian, Kejaksaan dan Kementerian Agama."Tugas pokok tim kerja itu adalah melakukan inventarisasi kasus-kasus dugaan investasi ilegal serta melakukan analisa dan koordinasi dengan instansi terkait sesuai bidang tugas maaing-masing termasuk kemungkinan dilakukan pemeriksaan bersama dan melaporkan kepada kepolisian setempat," pungkas Nelson. (BS03)