Mensos Luncurkan E-Warong di Medan Denai

Herman - Sabtu, 15 Oktober 2016 12:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/832_Mensos-Luncurkan-E-Warong-di-Medan-Denai.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa didampingi Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin meluncurkan program layanan Elektronik Warong (E-Warung Gotong Royong) di Jalan Menteng Raya Gang Rahayu, Kelurahan Binjai, Medan Denai, Jumat (14/10/2016).Dihadapan para ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Khofifah dengan komunikatif menerangkan tentang E-Warung yang mempermudah pemerintah untuk mendistribusikan bantuan sosial dalam bentuk nontunai serta menekan penyalahgunaan bantuan tersebut.Saat memberi penjelasan Khofifah tidak hanya berbicara di panggung, namun dia turun mendekati para ibu, sambil menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera. Pada saat itu dia bertanya, "Ada berapa kartu di dompet ibu? Lebih dari satu? "Para ibu itu pun mengatakan mereka mempunyai lebih dari satu. "Sekarang, mana lebih baik, banyak kartu atau satu kartu tetapi punya banyak manfaat?" tanya Khofifah lagi. Ibu-ibu pun menjawab, "Satu!"Khofifah menjelaskan, Kartu Keluarga Sejahtera ini mempunyai banyak banyak manfaat. Penerima bantuan sosial akan menerima bantuan uang melalui kartu ini. Dengan menggunakan kartu ini pula, para penerima bantuan sosial dapat membeli kebutuhan pokok di E Warong yang buka 24 jam.Dengan program E-Warung, dikatakan Khofifah, pemerintah akan memberikan bansos dan subsidi melalui warung tersebut kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Bantuan secara tunai tersebut ada pada kartu sesuai dengan nama masing - masing penerima sehingga ketepatan sasaran akan terkawal."Adanya layanan ini diharapkan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tepat sasaran, tepat waktu, ketepatan jumlah dan keterjangkauan serta efektif," ucap dia.Sebelumnya, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin mengungkapkan, di Medan sebagaimana kota - kota besar lain, juga masih terdapat gejala kemiskinan di tengah masyarakat."Karena itu kita gembira, pemerintah pusat konsisten menyelenggarakan program terfokus penanggulangan kemiskinan dengan didukung program yang bersifat lokal. Salah satunya adalah Program Keluarga Harapan yang sudah dilaksanakan di Medan sejak 2008, "ucapnya. Eldin memaparkan, sampai saat ini penerima manfaat PKH sebanyak 14.308 rumah tangga.Khusus untuk kelompok usaha bersama, sampai saat ini telah ada sebanyak 180 kelompok. "Dan barusan saya dapat kabar dari Ibu Menteri, tahun 2017 jumlah penerima manfaat PKH bertambah 200 persen," ungkapnya.Acara hari itu juga ditandai dengan pemberiaan secara simbolis "kartu sakti" yang bernama Kartu Keluarga Sejahtera kepada tiga warga. Selain itu, usai meluncurkan WE Warong tersebut, Mensos didampingi Eldin juga berbelanja di E Warong dengan menggunakan kartu sakti" tersebut.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bank Sumut Raih Penghargaan Keterhunian 100 Persen dari BP Tapera

Ekonomi

Hingga September 2025, Aset Bank Sumut Tumbuh 7,58 Persen dan Laba Rp 539 Miliar

Ekonomi

Pemko Pematangsiantar Dukung Ground Check KPM oleh SDM PKH

Ekonomi

Prabowo Sebut Bank Emas Akan Buka 1,8 Juta Lapangan Kerja Baru

Ekonomi

Hashim Pede Tahun Depan Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 8%

Ekonomi

Begini Jurus OJK Geber Keuangan Syariah di RI