Beritasumut.com-Utusan Investor dari China, Nixon Alex mengatakan bahwa para investor dari China ingin menjajaki kemungkinan peluang-peluang yang akan dikerjasamakan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, provinsi Sumatera Utara sangat luas dan memiliki banyak potensi untuk dikerjasamakan. Hal ini disampaikan Nixon kepada Gubernur Sumut (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi, di kantor Gubsu, Selasa (13/09/2016). Dikatakannya, sesuai dengan yang disampaikan Gubsu tentang kebutuhan listrik yang masih dibutuhkan di Sumut, pihaknya menawarkan pengolahan sampah untuk dijadikan energi listrik. Bila ini bisa dilakukan Nixon mengatakan untuk 1.000 ton sampah perhari akan menghasilkan 20 MW energi listrik. Untuk itu, pihaknya akan mengadakan survei di beberapa kabupaten di Sumut untuk mencari data dimana kemungkinan pengolahan itu dapat dilakukan dan natinya akan disampaikan kepada para investor yang ada di China. "Kita minta ijin ke Pak Gubernur untuk meminta data dari Asisten yang nantinya akan kita bawa ke investor yang ada di China dan juga BUMN yang ada di China," ujar Nixon yang hadir bersama Anggota DPR RI DR Junimart Girsang, pengusaha dari Medan Richard Eddy M Lingga para investor seperti Johanes Siegfried, Martinus Tjipto, Sutadi dan satu orang investor dari China. Dia juga mengatakan bahwa pengolahan sampah menjadi energi listrik ini akan membuat daerah-daerah yang ada di Sumut akan menjadi bersih. Karena untuk menghasilkan energi listrik harus tersedia sampah minimal 1000 ton perhari. "Untuk menghasilkan energi listrik harus tersedia sampah diatas 1000 ton perhari. Tentunya daerah-daerah yang ada di Sumut akan lebih bersih," sebutnya. Nantinya pihaknya juga akan menjajaki kemungkinan kerjasama yang ditawarkan Gubsu yakni perluasan Bandar Udara yang ada di daerah Sumut. "Selanjutnya kita akan membicarakan kemungkinan kerjasama di bidang lainnya," katanya. (BS03)