Presiden Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

Herman - Minggu, 04 September 2016 13:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/5688_Presiden-Jokowi-Sampaikan-Target-Indonesia-Datangkan-10-Juta-Wisman-RRT.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dirinya dalam kurun waktu 2 tahun ini sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dalam berbagai kesempatan, Presiden juga sudah bertemu dengan Presiden RRT Xi Jinping sebanyak 5 kali.“Telepon sering banget, telepon langsung sering banget,” kata Presiden Jokowi dalam dialog dengan Diaspora Indonesia, di Shanghai Mart, RRT, Sabtu (03/09/2016) siang waktu setempat.Di hadapan diaspora ini, Presiden Jokowi menyampaikan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi persaingan dan kompetisi antarnegara yang tidak bisa dihindari lagi di dunia.“Komitmen kita ini sekarang hanya ada dua, keterbukaan dan kompetisi. Openess dan competition, dua itu yang sudah kita ambil,” kata Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.Artinya, lanjut Presiden, dalam era kompetisi dan persaingan ini sudah mau kita buka tapi di dalamnya kita juga harus mempersiapkan untuk bisa bersaing, bisa untuk berkompetisi. “Karena apa? Ya keterbukaan kompetisi itu tidak bisa kita tolak-tolak lagi,” kata Presiden Jokowi.Presiden meyakini, jika diadu dan dibiarkan berkompetisi bangsa Indonesia selalu menang, tapi kalau disubsidi dan dimanjakan justru semakin bermalas-malasan.Pada kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan mengenai kerja sama dengan RRT dalam hal pariwisata.“Saya titip seluruh warga yang di sini ikut mempromosikan Indonesia itu adalah negara yang patut dikunjungi,” pinta Presiden.Ia menyampaikan data dimana Malaysia setahun dikunjungi 24 juta wisatawan dan Thailand dikunjungi 28 juta wisatawan, sementara Indonesia tahun lalu hanya dikunjungi 9,8 juta wisatawan. Padahal, lanjut Presiden, Indonesia memiliki banyak sekali tempat-tempat yang indah.Presiden memberi target pada 2019, jumlah wisatawan harus sudah di atas 20 juta. Ia menyebutkan, pemerintah sudah menandatangani perjanjian dengan Presiden RRT Xi Jinping tahun lalu, khusus dari RRT targetnya 10 juta turis, dan sekarang sudah kelihatan.“Sekarang Manado itu mulai bulan lalu peningkatan turisnya 1.000%. Karena ada direct flight dari 4 provinsi di sini menuju Manado,” papar Presiden Jokowi.Pemerintah, kata Presiden, sudah menentukan 10 tempat destinasi wisata baru selain Bali, diantaranya Danau Toba, Morotai, Labuan Bajo, Mandalika, dan Borobudur yang akan terus dikemas baik.Menurut Presiden, fokusnya tidak perlu banyak-banyak tapi cukup di 10 destinasi itu saja. Pemasarannya akan diperbaiki, masyarakat dipersiapkan, infrastruktur dipersiapkan, dan yang terakhir promosinya akan digencarkan.(BS01)

Berita Terkait

Ekonomi

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Ekonomi

Judi Tembak Ikan Terus Beroperasi, Warga Sibiru-biru Minta Tindakan Tegas Kepolisian

Ekonomi

PN Medan Periksa Bukti Tambahan Gugatan Buruh PT Tor Ganda

Ekonomi

Sambut Waisak, Umat Buddha Tebar Eco Enzyme di Sungai dan Danau di Sumatera Utara

Ekonomi

Bamsoet Masuk Komisaris Independen LPKR, Lippo Karawaci Umumkan Susunan Direksi Baru

Ekonomi

Tor Ganda Mangkir, Sidang Perdana Gugatan Pembatalan Perdamaian 34 Eks Pekerja Ditunda