Beritasumut.com-Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak tinggi yang melanda perairan Indonesia membuat pasokan ikan di sejumlah pasar tradisional minim. Bahkan pasar ikan di sejumlah daerah sepi pedagang.Seperti yang terjadi di pasar tradisional Stabat Kabupaten Langkat, sejak sepekan terakhir pasar ini sepi dari aktifitas pedagang ikan.Biasanya, di pasar ikan ini terdapat sedikitnya 40 pedagang ikan yang setiap harinya menyediakan ikan laut dan ikan air tawar.Pantauan Jumat (02/09/2016), hanya setengah dari jumlah pedagang yang berjualan, sisanya tidak berjualan karena tidak mendapatkan pasokan ikan dari para nelayan. Sejumlah lapak lapak pedagang terlihat kosong karena di tinggal pedagang.Menurut Arip, salah seorang pedagang ikan, minimnya pasokan ikan membuat banyak pedagang ikan yang tidak mendapatkan ikan. "Dari tempat nelayan ikan sedikit, kami pun harus berebut lah untuk dapat ikan, banyak juga yang ga dapat ikan, kalo cuma dapat sedikit, orang pun malas jualan jadinya," ujarnya."Ya kalau dagangannya cuma sedikit, pembeli juga kan malas beli ke tempat kita, dikira kadang itu barang sisa, kan jadi susah bang," sambungnya.Sementara itu, permintaan warga terhadap ikan dan hasil laut masih tetap tinggi. Untuk memenuhi permintaan pembeli, pedagang ikan di pasar Stabat menambah pasokan ikan air tawar seperti ikan Nila, ikan Mas dan ikan Gurami.Pasokan ikan di pasar Stabat sebagian besar berasal dari nelayan di Pangkalan Bramdan, dan Tanjung Pura serta sebagian dari nelayan di Belawan Medan. Minimnya pasokan ikan juga membuat harga ikan melonjak naik.(BS08)