Presiden Jokowi Diskusikan Inklusi Keuangan dengan Ratu Maxima

Herman - Kamis, 01 September 2016 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/8450_Presiden-Jokowi-Diskusikan-Inklusi-Keuangan-dengan-Ratu-Maxima.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima kunjungan Ratu Maxima selaku Utusan Khusus PBB untuk Inklusi Keuangan, Kamis (01/09/2016) di Istana Merdeka, Jakarta.

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat isu mengenai inklusi keuangan (financial inclusion) saat menerima kunjungan kehormatan Ratu Belanda, Ratu Maxima, selaku Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan atau United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Inclusive Finance for Development, di Istana Merdeka, Kamis (01/09/2016).“Saya minta agar,  karena beliau ini bisa mengkoordinasi, baik di United Nation (UN) maupun di World Bank, juga di foundation-foundation besar, saya minta agar bisa didorong, kita didorong untuk mengembangkan financial inclusion kita untuk bisa lebih cepat,” kata Presiden Jokowi setelah selama hampir satu jam berdiskusi dengan Ratu Maxima.Sebagai tindak lanjut dari pertemuannya dengan Ratu Maxima sebelumnya di Belanda, Presiden menyampaikan bahwa Rabu (31/8) kemarin, Ratu Maxima telah mengecek langsung ke lapangan mengenai tabungan pelajar, dan bertanya langsung kepada murid-murid dan pelajar-pelajar, juga mengecek implementasi di lapangan e-kios dan e-warung.Kemudian yang berkaitan dengan usaha-usaha mikro petani, nelayan, Presiden Jokowi berharap supaya bisa mengakses ke perbankan dan disiapkan regulasi-regulasinya. Presiden juga meminta dorongan, pembelajaran untuk bisa mempercepat itu. “Kita minta technical assistance dari PBB lewat Ratu Maxima,” ujarnya, seperti dilansir setkab.go.id.Adapun yang berkaitan dengan fintech. Presiden ingin agar ini didorong. Terlebih Presiden sendiri sudah bertemu dengan beberapa anak-anak muda kita, baik yang memiliki aplikasi maupun software yang berkaitan dengan fintech.“Beliau (Ratu Maxima, red) sudah memilih dua orang untuk diberikan bantuan yang berkaitan dengan pengembangan keuangannya sehingga bisa mempercepat fintech di Indonesia,” jelas Presiden Jokowi.Presiden juga meminta agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) memberikan dorongan kepada usaha-usaha mikro, baik yang berkaitan dengan regulasi-regulasi mengenai microfinance, mengenai fintech, dan mengenai collateral untuk usaha-usaha mikro.“Saya kira ini penting sekali karena Indonesia memiliki usaha mikro, usaha kecil yang jumlahnya memang sangat besar sekali,” kata Presiden.Presiden Jokowi meyakini, kalau bisa menginjeksi, memberikan kecepatan itu nantinya akan kelihatan dalam pertumbuhan ekonomi kita nantinya.Saat menerima kunjungan Ratu Maxima itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Syah Afandin: Bank Sumut Mitra Utama Pemerintah Langkat

Ekonomi

Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah

Ekonomi

Gubernur Sumut: Efisiensi Upaya Optimalkan Pembangunan untuk Kepentingan Masyarakat

Ekonomi

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Ekonomi

Kelola Keuangan Daerah, Pemko Medan Pastikan Setiap Rupiah Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Ekonomi

Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Strategi Komprehensif