Beritasumut.com-Pasca lebaran, omset pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, Binjai pada malam hari mengalami penurunan. Para pedagang ini menjajakan beragam barang, dari mulai baju, celana, sepatu sandal, topi, jam tangan dan tas. Angga (20), salah seorang penjual baju dan celana mengaku, setelah Lebaran Idul fitri, omset penjualannya menurun."Setelah hari raya ini, pembeli sepi, tapi kalau menjelang hari raya kemarin, sibuk kita melayani pembeli.Menjelang hari raya Idul fitri, untung kami lumayan, bisa sampai sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa ini, kalau hari biasa paling banyak tiga pasang yang laku dalam satu malam, kadang pun tidak ada buka dasar," ungkapnya, Minggu (06/08/2016). Angga yang mulai berjualan sejak tahun 2012, mangaku banyak suka duka yang dialami selama berjualan di pinggir jalan."Saat sekarang ini, pendapatan turun naik sudah biasa, kendalanya kalau jualan ini biasanya kalau hujan, kita harus buru-buru tutup barang dagangan pakai terpal biar nggak kena hujan," bebernya. Para pedagang malam ini biasanya menggelar dagangannya sekitar pukul 19.00 WIB, di karenakan para pedagang tersebut memanfaatkan emperan toko yang sudah tutup pada sore hari."Untuk pengeluran rutin, kami 3 ribu per malamnya, rinciannya dua ribu untuk uang lampu, dan seribu untuk uang kebersihan," ungkapnya. Di tempat yang sama, salah seorang pembeli yang bernama Iwan, merasa senang dengan adanya pedagang yang berjualan di malam hari."Senang dengan adanya penjual di pinggir jalan ini, selain murah harganya, barang yang diperjualbelikan juga tidak kalah bagusnya dari barang-barang yang dijual di mall," terangnya.(BS08)