Presiden Jokowi: Indonesia-Ukraina Tanda Tangani 4 Perjanjian Kerja Sama

Redaksi - Minggu, 07 Agustus 2016 11:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/8589_Presiden-Jokowi--Indonesia-Ukraina-Tanda-Tangani-4-Perjanjian-Kerja-Sama.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi dan Presiden Petro Poroshenko menyampaikan keterang pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta.

Beritasumut.com-Usai pertemuan bilateral, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Ukraina, Petro Poroshenko menyampaikan keterangan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta. Awali keterangannya, Presiden Jokowi menyampaikan penghormatan atas kunjungan Presiden Petro Poroshenko beserta seluruh delegasi setelah kunjungan Presiden Ukraina yang terakhir 20 tahun lalu.“Pertemuan saya dengan Presiden Poroshenko berlangsung sangat produktif dan Indonesia tidak pernah lupa akan jasa Ukraina karena delegasi Ukraina lah yang pertama telah mengajukan Indonesian Question di PBB pada tahun 1946,” tutur Presiden Jokowi.Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Ukraina merupakan mitra dagang kedua terbesar di wilayah Eropa Timur dan Tengah. “Indonesia mengharapkan terciptanya stabilitas politik dan ekonomi di Ukraina,” tambah Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI).Dalam pembicaraan tadi, tambah Presiden, kedua negara telah menjajaki beberapa penguatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi; akses pasar bagi produk unggulan Indonesia seperti CPO (minyak sawit mentah), minyak kelapa, dan kertas; serta perluasan distribusi produk farmasi dan alat kesehatan dari Indonesia ke Ukraina.“Kemungkinan kerja sama antara Indonesia dan ukraina di bidang pembuatan turbin untuk power plan, dan juga yang berkaitan dengan investasi di bidang pengolahan cocoa powder di Indonesia,” ungkap Presiden Jokowi, seperti dilansir setkba.go.id, Minggu (07/08/2016).Hal lain yang dibicarakan oleh kedua kepala negara adalah mengenai isu internasional dan penandatangan empat perjanjian di berbagai bidang.“Kami juga bertukar pikiran mengenai sejumlah isu strategis di tingkat internasional dan kita menyambut baik penandatangan empat perjanjian di bidang pertanian, bebas visa, perlatihan diplomatik, dan di bidang pertahanan,” pungkas Presiden Jokowi di akhir pernyataan pers.Dalam agenda menerima kunjungan tamu negara ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menseneg Prastikno, Seskab Pramono Anung, Menhan Ryamizard Ryacudu, Menlu Retno Marsudi, dan Mentan Amran Sulaiman.(BS01)

Berita Terkait

Ekonomi

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Ekonomi

Judi Tembak Ikan Terus Beroperasi, Warga Sibiru-biru Minta Tindakan Tegas Kepolisian

Ekonomi

PN Medan Periksa Bukti Tambahan Gugatan Buruh PT Tor Ganda

Ekonomi

Sambut Waisak, Umat Buddha Tebar Eco Enzyme di Sungai dan Danau di Sumatera Utara

Ekonomi

Bamsoet Masuk Komisaris Independen LPKR, Lippo Karawaci Umumkan Susunan Direksi Baru

Ekonomi

Tor Ganda Mangkir, Sidang Perdana Gugatan Pembatalan Perdamaian 34 Eks Pekerja Ditunda