Beritasumut.com-Kemanakah liburan Anda akhir pekan ini.Sepertinya tempat satu ini dapat menjadi destinasi pilihan Anda dan keluarga menikmati hari libu besok.Lau Setelu begitulah masyarakat menyebutnya.Matahari siang baru saja mulai redup. Sinarnya juga sudah mulai menjauh ke barat. Kebetulan, hari itu Saya dan beberapa kawan-kawan sedang liburan.Dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Medan dan sekitarnya, pilihan kami jatuh ke Lau Setelu. Ada apa sih sebenarnya di sana? Hmmm... Rasa penasaran pun muncul. Kami pun memutuskan untuk langsung menuju ke tempat tersebut. Dari arah Padang Bulan, bersama rombongan yang mengendarai sepeda motor, Saya pun mulai menyusuri jalanan Kota Medan. Tepat di persimpangan Titi Kuning, laju kendaraan berbelok menuju arah Lau Setelu, Deli Serdang. Tepatnya masuk dari Jalan Karya Wisata.Kemacetan Kota Medan sedikit mulai sedikit sirna. Meski begitu, Anda juga harus hati-hati, karena para pengendara jalanan di sini cukup kencang mengemudikan kendaraannya. Selain itu, kondisi jalan juga tak seratus persen mulus. Namun Anda tak perlu bosan, setengah jam dari perjalanan, pemandangan pegunungan menghiasai jalanan. Jarak tempuh dari Medan sebenarnya tak jauh, paling tidak butuh satu jam. Kecuali jika jalanan macet.Cuaca panas Kota Medan mulai berganti dengan kesejukan pegunungan yang berada di kejauhan. Jalanan berkelok seperti menjadi penyambut kedatangan Saya menuju tempat wisata. Gemuruh air sungai sayup-sayup juga sudah mulai terdengar. Plus, kerindangan dedaunan nan hijau mengelilingi pesona wisata yang masih belum dikenal banyak orang ini.Rasa lelah langsung terbayar begitu kaki ini menginjak di pinggiran air sunga Lau Setelu. Sebenarnya, aliran sungai ini merupakan satu jalur dengan objek wisata Sembahe. Dinginnya aliran sungai Lau Setelu langsung menghujam dalam sendi-sendi tulang.Bagi Anda yang membawa anak-anak, tak perlu cemas, air di sini relatif aman untuk dijadikan tempat mandi-mandi.(BS02)