Bandara Silangit Diharapkan Jadi Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara

Redaksi - Selasa, 01 Maret 2016 19:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032016/beritasumut_Bandara-Silangit-Diharapkan-Jadi-Pintu-Masuk-Wisatawan-Mancanegara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Presiden Jokowi tiba di Bandara Silangit.

Beritasumut.com - Selain rencana pembangunan akses jalan bebas hambatan menuju kawasan Danau Toba, keberadaan Bandara Silangit di Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara diharapkan menjadi salah satu pintu masuk pendukung bagi wisatawan mancanegara.

 

Hal itu disampaikan Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi saat menyambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bandara Silangit, Selasa (1/3/2016) siang.

Jokowi tiba di Bandara Silangit dengan menggunakan pesawat CN-295 sekira pukul 12:40 WIB setelah terbang selama 40 menit dari Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

 

Kedatangan Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi.

 

Dalam laporannya, Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengembangan Bandara Silangit yang akan dimulai pada April 2016 mendatang.

 

"Jika tidak ada kendala, pengerjaan akan pada bulan September 2016. Semoga sesuai target," sebut Budi.

 

Menurut Budi, pengerjaan pengembangan Bandara Silangit dioptimalkan guna mengejar ajang bergengsi Festival Danau Toba 2016 mendatang.

 

"Kami upayakan sebelum Festival Danau Toba yang akan datang akan selesai," janji Budi.

 

Sementara ini, sebut Budi, landasan pacu (run way) Bandara Silangit saat ini hanya 2.400 x 30 meter. Nantinya akan diperpanjang menjadi 2.650 x 45 meter dan luas avron memiliki dimensi 140 x 300 m2 dengan jumlah parking stand 4 Aircraft.

 

"Bandara Silangit nantinya bisa didarati pesawat terbesar Boeing 737-800. Harapan kita, wisatawan dapat langsung menuju kawasan Danau Toba," sebut Budi.

 

Sementara Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan, pengembangan Bandara Silangit diharapkan akan mendukung tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Danau Toba.

 

"Akses yang mudah akan berdampak pada tingkat kunjungan. Apalagi jika jalan tol menuju dari Tebingtinggi menuju kawasan Danau Toba segera terealisasi," sebut Tengku Erry.

 

Bandara Silangit merupakan satu-satunya bandara yang ada di kawasan Danau Toba. Bandara tersebut diharapkan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemudahan akses bagi wisatawan mancanegara.

 

"Ini juga salah satu pintu masuk untuk ke kawasan Danau Toba yang selama ini belum dimaksimalkan," sebut Tengku Erry.

 

Pengembangan Bandara Silangit sendiri sesuai arahan Presiden Jokowi saat Rapat Koordinasi Terbatas di Jakarta pada 2 Februari 2016 lalu. Dalam Rakor Terbatas dengan Menteri Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Jokowi memerintahkan seluruh kementerian terkait untuk melakukan penguatan konektivitas menuju Kawasan Danau Toba, sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Garuda Indonesia Buka Rute Bandara Soekarno Hatta-Bandara Silangit

Berita

Ketua Bawaslu RI: Timsel Pintu Masuk Kecurangan Pemilu

Berita

Pembebasan Lahan Menjadi Kendala Pengembangan Bandara Silangit

Berita

Jejaring Sosial Pintu Masuk Kekerasan dan Pelecehan Seksual

Berita

Sampah Menumpuk di Pintu Masuk Gedung DPRD Medan