Presiden Jokowi Perintahkan Perkuat Konektivitas dan Akses Danau Toba

Redaksi - Selasa, 02 Februari 2016 23:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022016/beritasumut_Presiden-Jokowi-Perintahkan-Perkuat-Konektivitas-dan-Akses-Danau-Toba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab RI
Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas masalah destinasi Danau Toba, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2/2016) sore.
Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pertumbuhan sektor wisata pada Tahun 2016 ini bisa dipercepat dan diakselerasi. Presiden menekankan, bahwa pertumbuhan ekonomi nasional di sektor pariwisata telah mendorong berkembangnya usaha menengah, usaha kecil, dan industri kreatif. Selain itu, lapangan kerja baru juga bisa tercipta."Saya minta Menteri Pariwisata melakukan percepatan di 10 destinasi wisata prioritas, yaitu di Borobudur, di Mandalika, di Labuhan Bajo, di Bromo Tengger Semeru, di Kepulauan Seribu,  di Toba, Wakatobi, di Tanjung Lesung, di Morotai, dan di Tanjung Raya," kata Presiden Jokowi pada rapat terbatas membahas daerah destinasi prioritas Danau Toba, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2/2016) sore seperti dilansir situs resmi Setkab RI.Menurut Jokowi, diperlukan sebuah kecepatan, terobosan baik regulasi maupun pekerjaan-pekerjaan di lapangan sehingga hasilnya bisa segera kita nikmati.Khusus untuk pengembangan Danau Toba, Presiden meminta segera diperkuat konektivitas aksesibilitas, baik yang berkaitan dengan pelabuhan, dengan bandara dan dengan jalan."Saya lihat, berapa dua minggu yang lalu atau tiga minggu yang lalu sudah dilakukan kunjungan ke Danau Toba dan oleh Pak Menko Maritim, Menteri PU dan juga Menteri Pariwisata, dan kita harapkan nantinya bisa segera ditindaklanjuti di lapangan," ujar Jokowi.Presiden menekankan, agar disiapkan branding untuk marketingnya untuk pemasarannya, pelayanan-pelayanan yang berstandar internasional, atraksi atraksi seni budaya dengan koreografi yang baik, design yang menarik dan memiliki kelas.Sebelumnya saat mengawali pengantarnya Presiden Jokowi mengemukakan, sektor pariwisata terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi nasional, dan dari seluruh destinasi prioritas yang sudah kita putuskan beberapa sudah kita lihat di lapangan.Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Menteri Pariwisata, menurut Presiden Jokowi, kunjungan turis mancanegara tahun 2015 mencapai 10,4 juta naik sangat signifikan, dan estimasi perolehan devisa di sektor ini Rp144 triliun."Pariwisata di Indonesia Tahun 2015 tumbuh di atas rata-rata negara yang lain yang hanya 4,4 persen dan ASEAN yang tumbuh hanya sekitar 6 persen," terang Jokowi.Rapat terbatas itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Teten Masduki,  Menteri Pariwisata Arief Yahya, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menlu Retno Marsudi, Menkominfo Rudiantara, Menhub Ignasius Jonan, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Wamenkeu Mardiasmo, dan Bupati di sekitar Danau Toba. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wapres dan Gubsu Tebar 26 ribu Ikan Endemik Danau Toba

Berita

Usai Jokowi, Giliran JK Jumat Besok Kunjungi Sumut

Berita

Dinas Kebersihan Perlu Berbenah Untuk Dukung Sektor Pariwisata

Berita

Gubernur Sumut dan 7 Bupati se-Kawasan Danau Toba Teken Rencana Aksi

Berita

Presiden Jokowi Akan Hadiri Karnaval Kemerdakaan Pesona Wisata Danau Toba 2016

Berita

Pemkab Simalungun Lakukan Pembersihan KJA di Huta Sualan, Parapat