Beritasumut.com - Pemilihan Jaka Dara merupakan atraksi wisata yang bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa dan daerah. Event ini juga merupakan sarana untuk mengembangkan bakat, kreatifitas dan kecerdasan para generasi muda. Oleh karenanya Medan sebagai kota multikultural, ajang pemilihan Jaka Dara harus dapat membangun citra budaya yang khas serta kepariwisataan di Medan.
Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Medan Randiman Tarigan saat menghadiri malam Grand Final pemilihan Jaka Dara Kota Medan Tahun 2015, di Istana Koki, Jalan Cik Ditiro, Medan, Sabtu (24/10/2015) malam.
Melalui event ini Randiman berharap para finalis yang berhasil masuk ke tahap grand final memiliki disiplin, dedikasi sekaligus tanggung jawab yang tinggi, serta mampu membantu dan mendorong pengembangan industri pariwisata di Medan.
"Tanggung jawab saudara sebagai Jaka Dara tidaklah ringan, sebab Jaka Dara merupakan duta pembangunan pariwisata yang harus mampu mempromosikan dunia wisata dan kebudayaan, termasuk program-program Pemerintah Kota Medan kepada masyarakat luas," kata Randiman.
Lebih lanjut Randiman mengatakan, para Jaka Dara juga selalu dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas tentang Kota Medan. Wawasan pengetahuan tersebut berkaitan dengan seluk beluk, kebijakan, potensi dan hasil-hasil pembangunan yang telah di capai. Hal ini penting guna mempromosikan dan mengimformasikan kepada siapa saja tentang Medan.
Oleh karenanya Randiman berpesan agar Jaka Dara dapat terus menambah wawasannya terutama dalam kerangka budaya, sejarah dan wisata kuliner yang merupakan salah satu ikon kepariwisataan di Medan sehingga dapat memberikan kesan bagi wisatawan di Medan.
"Kota Medan membutuhkan duta-duta yang berkualitas, berkarakter serta memiliki kompetensi yang tinggi, dan saya percaya para finalis yang telah terpilih malam ini mampu membawa pesan-pesan pembangunan kota kepada siapa saja, untuk kemajuan Kota Medan pada masa akan datang," pungkas Randiman.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Hasan Basri dalamlaporannya mengatakan tujuan diadakannya pemilihan Jaka Dara ini untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya semangat memelihara dan melestarikan seni dan budaya Kota Medan, khususnya bagi para generasi muda.
Selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan pemuda/pemudi Kota Medan akan dunia kepariwisataan d Medan.
"Kita juga ingin mencari sosok Jaka dan Dara Kota Medan yang mampu menjadi Duta Wisata Kota Medan dalam event-event kepariwisataan baik di dalam maupun di luar daerah," ujar Hasan Basri.
Sebelumnya diinformasikan sebanyak 20 pasang Jaka Dara berhasil masuk ke tahap grand final, dimana sebelumnya mereka telah melalui proses seleksi yang begitu panjang dan ketat serta harus bersaing dengan para peserta lainnya. (BS-001)