Menteri Pariwisata Baru Diharapkan Mampu Mendorong Industri Pariwisata di Kalteng

Redaksi - Senin, 27 Oktober 2014 14:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102014/beritasumut_Ananta-Nurudi-Sawung.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ananta Nurudi Sawung berpose dengan pakaian tradisional Dayak. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Runner Up Putra Pariwisata Kalimantan Tengah (Kalteng) 2013 Ananta Nurudi Sawung mengharapkan Menteri Pariwisata Kabinet Kerja Arief Yahya bisa mendorong pertumbuhan industri pariwisata di Kalteng secara signifikan. Mantan CEO PT Telekomunikasi Indonesia tersebut diharapkan bisa mengolah berbagai potensi pariwisata yang ada di Kalteng serta menjadikan Kalteng primadona dalam industri pariwisata di tanah air.Ananta berpendapat, ada banyak sekali objek wisata di Kalteng yang dikenal dengan keindahan dan keunikannya, baik dari segi panorama alam maupun historis namun belum dikelola dengan optimal. Beberapa objek wisata unggulan seperti Taman Nasional Tanjung Puting (tempat konservasi org hutan yg pertama di indonesia dan telah di tetapkan oleh UNESCO sebagai cagar alam biosfer dunia) dan Sungai Kahayan dan Barito yang kini dikenal masyarakat dengan kegiatan wisata susur sungai dianggap membutuhkan pengembangan dan perhatian lebih.Area hutan yang mencapai 80% dari luas wilayah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata di wilayah ini karena terdapat banyak potensi fauna dan flora khas yang dimiliki tiap daerah di Kalteng. "Saya yakin, kekayaan yang dimiliki oleh Hutan dan Sungai di Kalteng tidak kalah dibandingkan dengan Amazon. Tapi perlu peran serta semua pihak untuk tidak hanya mempromosikan kekayaan alam kalteng, namun juga komitmen untuk menjaga kekayaan tersebut agar bisa bertahan dalam waktu yang lama. Saya kira, aspek sustainability menjadi penting yang perlu diperhatikan oleh Menteri Pariwisata Kabinet Kerja, Arief Yahya, dalam upaya pengembangan industri pariwisata di Kalimantan Tengah," ujar Ananta dalam siaran pers yang diterima, Senin (27/10/2014)."Kalteng memiliki potensi budaya yang sangat besar, keberagaman suku dan keindahan alam menjadi hal penting yang bisa dipasarkan sebagai paket pariwisata. Setiap tahun, Kalteng menyelenggarakan Festival Budaya Isen Mulang untuk memamerkan kekayaan budaya tersebut. Tentu, butuh kerja keras dan komitmen dari segenap pihak untuk memasarkan potensi budaya Kalteng secara professional agar bisa setara dengan Jember Fashion Carnival, Festival Teluk Jailolo maupun Festival Pesta Danau Toba. Namun, kami optimis industri pariwisata Kalteng bisa bersaing," imbuh Ananta.Sementara itu, Putri Pariwisata Kalimantan Tengah 2013 Fia Delfia Adventy yang akan berangkat ke Pemilihan Duta Wisata Indonesia (PDWI) 2014 di Pekanbaru mendampingi Ananta menuturkan pentingnya peran serta para pemuda dalam upaya pengembangan pariwisata di wilayah Kalteng. Fia berpendapat salah satu cara meningkatkan pariwisata adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di sekitar objek wisata, dalam hal ini pemuda bisa turun berperan untuk memberikan beragam pelatihan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat."Para turis umumnya berkunjung tidak sekedar untuk melihat sebuah objek wisata, mereka juga ingin menikmati culture yang dimiliki oleh penduduk sekitar. Tidak sedikit wisatawan yang datang hanya untuk menikmati kearifan lokal sebuah komunitas masyarakat, seperti yang bisa kita lihat di Masyarakat Baduy, Tanah Toraja, Bali, dan Danau Toba. Saya rasa ini saatnya pemuda bisa memberikan pelatihan Bahasa Inggris, atau pelatihan lain untuk meningkatkan nilai produk buatan masyarakat dayak seperti misalnya pelatihan mengemas atau memasarkan produk. Mungkin Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bisa mulai menjadikan pelatihan bahasa, pengemasan, dan pemasaran sebagai salah satu fokus untuk mengembangkan industri pariwisata kita," tutur Fia.Menurut Fia, pengembangan industri pariwisata Indonesia tidak akan bisa dilakukan tanpa peran serta segenap stakeholders. Kehadiran pejabat yang baru di lingkungan Kementerian Pariwisata yang memiliki latar belakang profesional merupakan sebuah harapan bagi industri pariwisata. "Ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Pemuda, Pemerintah, dan pihak swasta harus bahu membahu dalam mengembangkan industri pariwisata, khsususnya di Kalteng. Saya rasa, pemerintah harus semakin fokus kepada pengembangan infrastruktur dan promosi pariwisata, sementara itu masyarakat dan pihak swasta harus kian meramaikan industri baik dari sisi investasi maupun pengembangan kapasitas. Rekam jejak Pak Arief di PT Telkom dan penghargaan Marketer of The Year yang pernah diraihnya, menumbuhkan sebuah harapan bagi industri pariwisata Indonesia," pungkasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Bencana Asap di Kalteng Sudah Parah Sekali

Berita

Presiden Perintahkan Dilakukan Kanalisasi Atasi Kebakaran di Kalteng

Berita

AKBP Sakeus Ginting Kabidpropam Polda Kalteng

Berita

Kalahkan Persires 4-1, Kalteng Putra Genggam Tiket 8 Besar

Berita

PSMS Vs Kalteng Putra: Demi Tiket 8 Besar

Berita

Grup A Piala Kemerdekaan: PS Kwarta Ditahan Tanpa Gol Kalteng Putra