Birubiru, (beritasumut.com)
Lima bulan terakhir, petani duku di sejumlah daerah di Kabupaten Deli Serdang, bisa dibilang ketiban rezeki. Pasalnya, selain kondisi buah yang melimpah, buah yang berwarna kuning bila telah masak tersebut diperkirakan akan terus bertahan hingga Maret 2013 mendatang.
Melimpahnya rezeki dari panen buah duku pada akhir tahun ini juga dirasakan Bulung Ginting (62) warga Dusun Namo Durin, Desa Sarilaba, Kecamatan Birubiru. Pensiunan PNS Puskesmas Birubiru ini benar-benar merasakan anugerah yang begitu besar dari Tuhan Yang Maha Esa kepada keluarganya.
Kenapa tidak, dari 200 pohon duku miliknya, 150 pohon sekarang telah berbuah produktif. Yang lebih membanggakan bagi, pemilik Penginapan Ramayana di Pantai Sarilaba Biru Indah ini, salah satu pohon dukunya malah berbuah pada tangkai sekira sepanjang 1 meter.
"Sudah bertahun-tahun saya memanen buah duku, namun pada tahun ini, saya benar-benar mengucap syukur kepada Tuhan. Soalnya salah satu pohon duku saya memiliki buah aneh. Salah satu tangkai buah memiliki panjang sekira satu meter. Ini mungkin salah satu pertanda dari Tuhan. Karena biasanya, rata-rata tangkai buah duku hanya sekira 5 hingga 10 centimeter,†ujar Bulung Ginting, Rabu (19/12/2012).
Dikatakan, dari 150 pohon tanaman dukunya yang saat ini berbuah lebat, Pak Ginting memprediksi akan memanen buah dukunya sekira 150 ton. "Saat ini harga di pasaran berkisar Rp8.000 hingga Rp9.000 per kilogram. Hal tersebut dipicu karena bersamaan dengan musim buah lainya seperti, langsat, durian, rambutan, manggis dan buah lainya. Pun begitu, saya tetap bersyukur karena melimpahnya buah pada tahun ini," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Pak Ginting, melimpahnya buah duku karena didukung cuaca. "Pada tahun ini, cuaca juga cukup mendukung. Soalnya, hampir seluruh bunga duku menjadi buah. Disamping itu juga, musim tahun ini, buah duku tidak banyak yang pecah, tidak seperti tahun sebelumnya,†tuturnya. (BS-028)