Wali Kota Medan Berdialog Dengan 100 Anak Yatim

Apakah Enak Jadi Wali Kota, Pak?

Redaksi - Minggu, 21 Desember 2014 20:12 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir122014/beritasumut_Apakah-Enak-Jadi-Wali-Kota--Pak-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menyantuni anak yatim. (Ist)

Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menerima kehadiran seratusan anak yatim yang berasal dari 3 panti asuhan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Ahad (21/12/2014). 

Kedatangan mereka untuk bertemu dan berdialog langsung dengan orang nomor satu di Kota Medan tersebut. Melalui pertemuan dan dialog yang dilakukan tersebut, diharapkan mereka terinspirasi dan termotivasi untuk mengikuti jejak mantan Sekda Kota Medan untuk memimpin Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini.

Pertemuan dan dialog ini dengan wali kota ini digagas oleh Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri. Dengan lugu dan polosnya, bocah-bocah itu pun menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada wali kota. Dari sejumlah pertanyaan yang disampaikan, wali kota sempat tertegun dan terharu sejenak saat seorang bocah bertanya kepadanya apakah enak menjadi wali kota.

"Saya mau tanya, Pak. Apakah enak menjadi wali kota? Kalau enak, saya kalau sudah besar ingin sekali menjadi wali kota seperti Bapak. Udah itu apakah bapak waktu kecil pernah tinggal di panti asuhan," ungkap seorang anak laki-laki dengan suara lantang dan ekspresi wajah lugu.

Dengan tersenyum, wali kota yang saat itu didampingi sejumlah pimpinan SKPD, anggota DPRD Medan Ilhamsyah, Safwan Khayat selaku Pembina Pejuang Sedekah Mandiri serta General Manager Hotel Polonia Ayub Zailani kemudian menjawab pertanyaan bocah tersebut. 

"Jadi wali kota itu ada enaknya dan ada juga tidak enaknya. Yang pasti apapun nikmat yang diberikan Allah kepada kita, harus disyukuri," kata wali kota.

Jika ingin menjadi wali kota, Eldin selanjutnya berpesan agar rajin belajar,  selalu salat  dan berdoa kepada Allah SWT agar keinginan itu dikabulkan. Apabila sudah menjadi Wali Kota, selalu berbuatlah yang terbaik bagi masyarakat. 

"Jadilah pemimpin yang disayangi dan dicintai oleh warganya," pesannya.

Kemudian wali kota memotivasi seluruh anak-anak yang hadir tidak cepat putus asa dengan kondisi saat ini. Meski tidak memiliki orang tua bukan berarti keinginan untuk mewujudkan cita-cita yang ada otomatis sirna. Untuk itulah harus terus semangat, belajar dan terus belajar untuk menambah ilmu pengetahuan. 

"Yakinkan diri, Allah pasti membimbing dan melindungi kita," ujarnya.

Dalam pertemuan dan dialog terungkap, seluruh anak-anak yatim yang hadir sampai saat ini belum memiliki akte kelahiran. Padahal itu merupakan dokumen kependudukan yang sangat penting dan harus dimiliki. 

Karena itulah wali kota langsung menginstruksikan kepada Kabag Agama dan Pendidikan kota Medan Ilyas serta Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Zulfi untuk segera menguruskan akte kelahiran anak-anak yatim tersebut.

Sementara itu menurut Arif Dermawan Anwar mewakili Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri menjelaskan, anak-anak yatim yang hadir di Rumah Dinas Wali Kota Medan berjumlah 100 orang yang berasal dari 3 panti asuhan yaitu Panti Asuhan Bani Adam, Panti Asuhan Darul Aitam dan Panti Asuhan Putri Aisyiyah.

"Tujuan kegiatan ini kita lakukan agar anak-anak bisa ikut dan mendengarkan pengalaman dari tokoh-tokoh panutan. Untuk pagi ini, Bapak Wali Kota kita jadikan sebagai tokoh panutan. Alhamdulillah, Pak Wali menyediakan waktunya untuk bertemu dan berdialog interaktif dengan anak-anak.  Dengan kegiatan ini anak-anak mendapat nasehat dan motivasi dari Pak Wali. Dengan begitu anak-anak ini tidak hanya bisa bermimpi tapi bisa mewujudkan keinginannya, termasuk menjadi Wali kota," jelas Arif. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pelindo 1 Umumkan Pemenang Lomba Foto PortograPI Instagram

Berita

Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran, Pelindo 1 Siapkan Bus Gratis

Berita

Tiga Tersangka Begal Diringkus Petugas Polsek Medan Kota

Berita

Pelindo 1 Nonton Bareng Bersama Anak-anak Yatim

Berita

Edarkan Uang Palsu, Mantan Anggota TNI Ditangkap Petugas Polsek Medan Kota

Berita

TP PKK Deli Serdang Gelar Bakti Sosial Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa