Medan, (beritasumut.com) – Perasaan lega dan semangat hidup timbul kembali dirasakan oleh Agus Simangunsong (31) warga Jalan Jati Gang Ampera, Lingkungan 13, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan. Selama lebih kurang 5 tahun Agus menderita menahan rasa sakit akibat tumor mata yang menggerogoti. Perasaan lega ini muncul setelah Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menjemput Agus ke kediamannya dan langsung dibawah ke Rumah Sakit Murni Teguh, Jalan Jawa, Medan untuk pengobatan lebih lanjut.Anak dari Hasan Simangunsong (76) serta Kemeria Br Sitorus (68) yang masih lajang ini pekerjaan sehari-harinya adalah penarik beca bermotor. Ia tinggal bersama kedua orang tuanya menyewa rumah sederhana berdinding papan beratap seng dan berlantai semen.Agus menceritakan awal kejadiannya pada 2002 saat dirinya masih duduk di SMK Yaspim, Jalan Air Bersih melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu bengkel. Saat mengelas mata sebelah kanannya terkena percikan bunga api las.Pada 2003 dilakukan operasi di RSUD Pirngadi Medan dan biji matanya sebelah kanan diangkat. Setelah diperbolehkan pulang karena dinyatakan sembuh, Agus kembali menjalankan aktifitasnya mencari makan dengan menarik beca bermotor. Pada 2009 Agus merasakan penyakitnya kumat. Mata bekas operasi membengkak berdenyut dan terus dirasakannya sampai saat ini.“Saya merasakan sakit tidak tertahankan, mata ini berdenyut rasanya kepala ini seperti digigit-gigit dan kalau malam tidak bisa tidur karena sakitnya. Penderitaan ini saya rasakan sejak 2009 sampai saat, dan selama itu juga sudah dilakukan perobatan seperti kemo tapi hasilnya tidak ada,” ujar Agus.Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menjelaskan pasien pengidap tumor mata ini segera dibawa langsung ke Rumah Sakit Murni Teguh. Nantinya di sana akan dilakukan pemeriksaan lebih intensif dan diambil tindakan sesuai prosedur. Biaya perobatan dari BPJS sedangkan penanganannya langsung oleh dokter.“Pasien ini kita bawa ke Rumah Sakit Murni Teguh. Kita belum tahu penyakit tersebut ganas atau tidak, nanti akan diperiksa dan ditangani oleh dokter dan kita berharap dia lekas sembuh dan nantinya dapat menjalankan aktifitasnya,” harap Eldin.Sementara dr David salah satu dokter yang tergabung dalam tim medis menjelaskan, pihaknya belum tahu persis tumor ini ganas atau tidak tetapi hasil sementara mengarah pada tumor ganas. “Kita akan lakukan cek ulang dan scanning kembali, dan melakukan pemeriksaan apakah sudah sampai ke tulang tengkorak. Kita tunggu saja hasilnya,” ujar David. (BS-001)