Beritasumut.com - Mobil dinas baru Pimpinan DPRD Kota Medan terus menuai kritikan, termasuk dari Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) yang menilai pengadaan mobil dinas baru terebut memperburuk citra wakil rakyat yang selama ini sudah sangat buruk di mata masyarakat.
"Terus terang kami sangat kecewa. Apa urgensinya mobil dinas baru sementara yang lama masih layak digunakan. Seharusnya DPRD Medan memperbaiki kinerja daripada fasilitas," jelas Ketua Badko HMI Sumut Anggia Ramadhan Harahap di Medan, Selasa (7/7/2015).
Anggia juga menilai, sebagai pejabat publik sangat kurang etis empat Pimpinan DPRD Medan berganti mobil baru di tengah masalah perekonomian yang menyulitkan masyarakat.
"Saya menilai ini kurang etis, wakil rakyat berganti mobil baru sementara masyarakat tengah menghadapi kesulita ekonomi. Mereka sekarang tentunya tau, nilai dolar naik dan naiknya harga kebutuhan pokok," jelasnya.
Aktivis ini juga mengatakan, wakil rakyat seharusnya menjadi simbol keberadaan masyarakatnya dan tidak memprioritaskan fasilitas tetapi memprioritaskan kinerja sebagai wakilnya di parlemen.
"Mereka harusnya menjadi simbol dan mereka (pimpinan DPRD) sabaiknya mengembalikan mobil dinas baru itu," jelasnya.
Seperti diketahui empat Pimpinan DPRD Medan yakni Ketua DPRD Henry Jhon Hutagalung, Wakil Ketua Iswanda Ramli, Ihwan Ritonga dan Burhanuddin Sitepu dikabarkan mendapat fasilitas mobil dinas baru jenis Toyota Camry dan Altis.
Perkiraan harga mobil dinas baru tersebut per unit mencapai Rp430 juta lebih untuk Altis, sementara untuk Camry diperkirakan Rp500 juta lebih. Pembelian mobil dinas tersebut mencapai angka Rp1,8 miliar ditampung dalam APBD 2015. (BS-001)