Foto Mirip Gubernur Sumut Dengan Wanita Cantik Jangan Dipolitisir

Redaksi - Kamis, 14 Agustus 2014 12:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082014/beritasumut_Foto-Mirip-Gatot.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Foto mirip Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dengan wanita cantik. (Dok)
Medan, (beritasumut.com) – Beredarnya foto mirip Gubernur Sumatera Gatot Pujo Nugroho dengan seorang wanita cantik, semakin meluas. Konsidi itu diperparah lagi dengan masih bungkamnya sang gubernur yang tak kunjung memberikan klarifikasi. Terbaru, muncul dua nama wanita yang disebut-sebut sebagai istri Gatot atau madu dari Sutiyas Handayani yakni Susanti Paramita Lubis (28) dan Susanti (38). Tapi hinga kini tak ada yang dapat memberikan keterangan pasti soal hal ini.Susanti Paramita Lubis disebut merupakan istri kedua Gatot. Janda 2 anak itu kini disebut-sebut telah memberikan Gatot seorang putra bernama Syahreza. Mantan istri pria bernama Defi itu kini menetap di Bogor. Sementara Susanti, adalah seorang mantan model yang kini menetap di Bandung, Jawa Barat.Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sumut Muhammad Nasir mengatakan sah-sah saja jika Gatot berpoligami karena tidak dilarang agama. Tapi dia mengingatkan agar kasus ini jangan dipolitisir."Hidup berpoligami itu tidak dilarang dalam agama. Jika memiliki kesanggupan finansial, dan mampu memberikan nafkah lahir dan batin kepada istri, itu tidak masalah," kata M Nasir ketika ditemui di Ruang Fraksi PKS DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (13/8/2014) siang.Nasir juga mengaku sudah mengenal Gatot sebelum jadi kader PKS. Namun dia tidak pernah mengetahui atau bahkan mendengar Gatot punya istri lebih dari satu."Tidak ada (poligami). Saya kenal baik dengan Ibu Sutiyas, kalau sama wanita yang disebutkan istri muda itu saya tidak kenal dan tidak tahu apa benar apa tidak," ujarnya.M Nasir juga sangat tidak setuju jika Gatot disebut melakukan pembohongan publik. Baginya, beredarnya isu tentang poligami yang dialamatkan kepada Gatot sangat naif jika hanya bertujuan pragmatis."Saya tidak melihat adanya pembohongan publik. Isu ini jika hanya mengkritisi, tentu kita hargai, asal jangan dijadikan alat untuk memperoleh keuntungan materil bagi kelompok tertentu, atau bahkan sengaja dihembuskan untuk kepentingan politik," ujarnya.Namun dia tetap mengapresiasi kinerja Gatot selama ini meski ada pihak yang menggiring opini negatif. Baginya, isu ini sangat mengaburkan dan mempengaruhi bahwa seolah-olah Gatot telah melakukan pelanggaran, sementara banyak pejabat publik yang lain melakukan perbuatan asusila dan maksiat."Ssemakin tinggi sebuah pohon maka semakin kuat angin yang menerpa. Kita mengapresiasi kinerja Gatot selama ini. Kita lihat cukup baik dan mudah-mudahan akan terus membaik ke depan," kata Nasir memaklumi situasi yang dialami Gatot.M Nasir juga sangat menyayangkan pemberitaan di sejumlah media yang "kejam" mengkritik Gatot. Dikatakannya, media harus adil karena banyak pejabat publik yang melakukan pelanggaran, tapi tidak diekspos."Saya tidak mau tunjuk hidung siapa orangnya, tapi media harus adil memberitakannya," ujar Nasir.Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Mukhtar yang dimintai tanggapannya mengenai isu ini enggan berkomentar banyak. Baginya, isu poligami yang menimpa Gatot adalah urusan pribadi Gatot."Kami tidak mau ikut campur (soal poligami). Kami hanya mengawasi dan mengkritisi kinerja Gatot. Biarlah masyarakat yang menilai," katanya.Namun Brilian merasa tidak cocok jika Gatot dijadikan ikon KB karena dalam slogan 2 anak cukup. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Asyik Main Judi, 3 Wanita dan 2 Pria Diringkus Polres Pematangsiantar

Berita

Bupati Deli Serdang Bagikan Bunga Kepada Perwakilan Organisasi Wanita

Berita

Ini Pertimbangan PKS Pilih Perempuan untuk Pimpinan DPR

Berita

"Semoga Polwan Makin Jaya dengan Momentum Hari Kartini"

Berita

Tim Gabungan Razia Lapas Wanita Medan, Barang-barang Ini Ditemukan

Berita

Pasca Banjir, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Rumahnya