Verboden Jadi Pajangan, Jalan Rusak di Kota Padang Sidimpuan Jadi Warisan

Redaksi - Jumat, 11 Januari 2013 16:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012013/beritasumut_Walikota Sidimpuan Dilantik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Dok
Padang Sidimpuan, (beritasumut.com) – Wajah Kota Padang Sidimpuan saat ini terlihat mulai sesak akibat bertambahnya jumlah kendaraan baik sepeda motor, beca mesin serta mobil yang  tidak jarang membuat macet di waktu tertentu karena tidak adanya pertambahan ruas jalan dan semakin diperparah dengan kondisi jalan di pusat kota umumnya sudah kupak kapik penuh lubang. Kondisi jalan rusak tersebut kini menjadi “ warisan” bagi pemerintahan Andar Amin Harahap-Isnandar Nasution dari Walikota terdahulu Drs Zulkarnaen Nasution selama menjabat lebih dari 10 tahun. Pantauan wartawan, Jumat (11/01/2013), kerusakan jalan terparah terdapat di ruas Jalan Lintas Sumatera sekitar Kelurahan Sitamiang hingga Batu Nadua, sementara kemacetan sering terjadi di ruas jalan sekitar Pasar Sagumpal Bonang akibat pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan, parkir yang tidak beraturan dan serta tidak adanya ketegasan aparatur menerapkan dan menegakkan peraturan lalu lintas. Kemacetan lainnya juga sering terjadi di sekitar Jalan Iman Nonjol-Aek Tampang dan jalan SM Raja- Sitamiang yang diakibatkan diperbolehkannya truk hingga kontainer melintas di kedua ruas jalan tersebut walau terdapat verboden truk dilarang masuk di lampu merah Simpang Tiga Aek Tampang dan di Simpang Tiga Sitamiang. Kemacetan juga sering terjadi Jalan Merdeka-Sadabuan yang diakibatkan terminal dan loket liar yang menjamur disekitar jalan tersebut, sementara terminal yang ada sama sekali tidak berfungsi dan terlantar karena tidak terpakai. Terminal liar yang tidak jarang mengakibatkan macet dan rawan kecelakaan itu pun juga terdapat di  samping Rumah Dinas Walikota Padang Sidimpuan dan Tugu Siborang, walau di kedua tempat tersebut terpajang verboden dilarang berhenti. Warga Padang Sidimpuan L Pohan menilai semrawutnya lalu lintas di Kota Padang Sidimpuan tidak terlepas dari buruknya kinerja pemerintah daerah maupun instansi vertikal dalam menegakkan aturan. “Masuknya truk menerobos verboden di Aek Tampang dan Sitamiang merupakan bukti adanya pembiaran yang kuat diduga dikarenakan sesuatu, sebab di Batu Nadua ada pos intansi terkait yang harusnya mengarahkan kenderaan truk lintas panjang menuju Padang untuk melalui Jalan Sidimpuan By Pass sehingga tidak memasuki pusat kota kecuali truk yang menuju Sibolga dan itu hanya sampai Simpang Tiga Lampu Merah Sitamiang,” ujarnya. Demikian juga truk menuju Medan harusnya melalui Jalan Sidimpuan By Pass dan dilarang memasuki kota kecuali truk yang hanya sampai Padang Sidimpuan atau pun menuju Sibolga dan itu puan hanya sampai Simpang Tiga Lampu Merah Aek Tampang, imbuhnya. Ia juga menilai, jika aturan lalu lintas itu diterapkan oleh apatur terkait maka sangat memungkinkan terjaganya kondisi jalan dan terurainya kemacetan di jalan jalan pusat Kota Padang Sidimpuan. Selanjutnya ia mengharapkan Walikota Padang Sidimpuan Andar Amin Harahap yang baru dilantik beberapa memiliki program nyata dalam menata Kota Padang Sidimpuan dengan tidak mewarisi potret buram Kota Padang Sidimpuan dari kepemimpinan terdahulu. (BS-029)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Truk yang Melintasi Jembatan Besi Akan Ditertibkan

Berita

Pemprov Sumut Alokasikan Rp 56,33 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan di Langkat

Berita

Warga Padang Tualang Keluhkan Jalan Berlobang dan Berdebu

Berita

Jelang Musim Mudik, Jalur Mudik Utama Medan-Aceh Rusak

Berita

Jalan Bahagia Simpang Jalan HM Joni Dipenuhi Lobang

Berita

Kabar Gembira Bagi Warga Medan! Akhir Maret Jalan Rusak Akibat Galian Pipa Air Limbah Selesai Diperbaiki