Medan, (beritasumut.com) – Pasar Tradisional Marelan di Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, dalam waktu dekat akan dibangun menjadi Pasar Induk Mini Marelan. Dengan pembangunan yang dilakukan, diharapkan pasar ini mampu menampung seluruh aktifitas perekonomian masyarakat. Termasuk, menjadi sentra penampungan sayur mayur dari seluruh pelosok di kawasan Medan Bagian Utara.Demikian diungkapkan Walikota Medan Rahudman Harahap ketika meninjau Pasar Marelan, Selasa (08/01/2013).Tanpa mempedulikan kondisi pasar yang becek dan sempit, Walikota dengan berjalan cepat memasuki pasar yang pagi itu tengah ramai-ramainya melakukan transaksi jual beli. Para pedagang langsung menyambut dan menyalami Walikota seraya berharap agar pasar yang telah puluhan tahun dijadikan lahan untuk menghidupi keluarga secepatnya dibangun. “Kami berharap pasar ini secepatnya dibangun, Pak, sehingga pembeli yang datang lebih banyak lagi,” kata salah seorang pedagang.Orang nomor satu di Pemko Medan ini langsung tersenyum mendengar permintaan pedagang tersebut. “Itulah tujuan peninjauan yang dilakukan pagi ini. Kita ingin melihat kondisi pasar dulu, lalu menetapkan lokasi yang akan menjadi tempat penampungan sementara pedagang selama proses pembangunan berlangsung. Dengan demikian pembangunan tidak mengganggu aktifitas pedagang berjualan,” jawabnya.Dari hasil penelusuran yang dilakukan Walikota, kondisi Pasar Marelan yang merupakan milik swasta itu sangat kumuh dan sempit. Karena itulah harus secepatnya dibangun sehingga menjadi pasar tradisonal modern yang bersih dan representatif untuk tempat jual beli. “Berdasarkan hasil laporan, 90 persen pasar ini sudah dibebaskan dan telah kita bayar sesuai dengan penilaian tim apraisal. Dana untuk pembangunan pasar ini sudah ada dan secepatnya segera dibangun,” jelasnya.Menurutnya, pihak ketiga saat ini sedang mempersiapkan tempat penampungan sementara pedagang. Rencananya, tempat penampungan itu akan dibangun di Jalan M Basir yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Marelan. Setelah pedagang menempati tempat penampungan, barulah pembangunan dimulai.“Harapan kita setelah pasar ini selesai dibangun menjadi pasar tradisional modern yang bersih. Berhubung di pasar ini banyak pedagang sayur-mayur, maka namanya jadi Pasar Induk Mini Marelan. Semoga pasar ini bisa menampung seluruh aktifitas perekonomian masyarakat di kawasan ini,” harapnya.Dalam peninjauan yang dilakukan tersebut, Walikota melihat hampir seluruh pasar, termasuk lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat penampungan pedagang sementara. Hal itu dilakukannya untuk memastikan apakah telah sesuai dengan maket rancangan bangunan yang telah dibuat atau tidak. (BS-024)