Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Rahudman Harahap berkeinginan menjadikan Taman Beringin sebagai tempat rekreasi keluarga. Keinginan itu ditunjukkannya dengan memimpin langsung gotong royong bersama membersihkan lahan kosong disamping Taman Beringin yang berada di depan Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (05/01/2013).
Walikota mengatakan, lahan kosong yang sudah puluhan tahun dibiarkan terbengkalai itu akan dijadikan lahan terbuka hijau sekaligus taman bermain yang dilengkapi dengan sejumlah alat permainan dan peralatan olahraga.
“Lokasi itu menjadi salah satu tempat rekreasi yang sangat representatif bagi keluarga,” katanya.
Usai dibersihkan, sebutnya, Dinas Bina Marga akan menurunkan beko untuk meratakan lokasi seperti yang dilakukan ketika membuka lahan Cadika Pramuka di Jalan Pangkalan Masyhur. Setelah itu Dinas Bina Marga akan membuat jalan setapak untuk mengelilingi lokasi.
“Baru kemudian lokasi ini kita lengkapi dengan sejumlah permainan anak-anak dan fasilitas olahraga. Jadi selain anak-anaknya bisa bermain, orang tua pun bisa berolahraga. Sudah itu tempat ini akan kita buat kafe-kafe kuliner yang sifatnya mobile. Kita ingin menjadikan lokasi ini sebagai salah satu tempat rekreasi keluarga yang benar-benar refresentatif,” jelasnya.
Disamping itu, sebut Rahudman, Dinas Bina Marga juga akan membangun jembatan penghubung, sehingga dapat menghubungkan Taman Beringin dengan lahan kosong tersebut seperti yang telah dibangun di danau buatan Cadika Pramuka. Hanya saja Walikota ingin jembatan yang dibangun model jembatan gantung agar kelihatannya lebih menarik.
Sebelum jembatan gantung dibangun, Dinas Bina Marga akan mengorek lumpur sungai dengan menggunakan alat ponton. Selain untuk mendalami sungai, lumpur hasil dari korekan bisa digunakan untuk menimbun lahan yang rendah.
“Saya ingin lokasi ini menjadi tempat rekreasi yang menarik bagi keluarga. Sebab, Medan telah terpilih sebagai Kota Layak Anak. Untuk itu kita harus melengkapi kota ini dengan fasilitas tempat bermain bagi anak-anak,” paparnya.
Sementara pada malam hari, sambungnya, tempat itu bisa juga dinikmati warga sebagai tempat bersantai guna menghilangkan kepenatan setelah seharian bekerja. Karena itulah di lokasi akan dipasang beberapa titik lampu yang mampu menerangi seluruh kawasan tersebut.
“Jadi, warga bisa mengunjungi tempat ini siang dan malam,” terangnya.
Karenanya, Walikota menginstruksikan Kepala Bappeda untuk mendesain lokasi agar menjadi tempat rekreasi keluarga yang benar-benar representatif. Setelah itu dirapatkan dengan instansi terkait dan dilakukan pembangunan.
“Saya ingin tahun ini selesai. Kalau persoalan dana, tidak ada masalah, kita sudah menyiapkan anggarannya,” ujarnya. (BS-024)