Bakkara, (beritasumut.com) – Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Dr RE Nainggolan mendapat kehormatan menerima ulos simbol dukungan dari seluruh keturunan marga Marbun, di tengah peresmian Bagas Parsadaan (Rumah Persatuan) Toga Marbun di Bakara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Sabtu (29/12/2012) lalu.Tampak hadir dalam acara itu, Bupati Humbahas Drs Maddin Simbolon, Walikota Sibolga Drs Syarfi Hutauruk, Ketua DPRD Sibolga Syahlul Situmeang, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun, Mayjen TNI Hotma Marbun, Irjen Pol Alpiner Sinaga, Laksma TNI Sulaiman Banjarnahor SE MSc, Tuan Syekh Ali Akbar Marbun, Wakil Ketua Panita Pembangunan Walter Marbun Lumban Gaol, Ketua Panitia Peresmian Jabonar Marbun Banjarnahor, Ketua Toga Marbun se Kota Medan John Eriman Marbun Lumban Gaol, Ketua Penggalangan Dana Wilayah Medan Harry Marbun, Gregorius Marbun Lumban Batu dan sejumlah tokoh dan undangan lainnya, terutama dari tiga kelompok marga Marbun Lumban Gaol, Banjarnahor dan Lumbanbatu.Pemberian ulos itu sendiri disebut merupakan bentuk dukungan tulang (paman) kepada bere (keponakan) mengingat ibunda RE Nainggolan adalah seorang boru Marbun. “Semoga Tuhan Yang Mahakuasa merestui sehingga cita-cita amangboru RE Nainggolan menjadi pemimpin Sumatera Utara dapat tercapai,” ujar Tuan Syekh Ali Marbun, disambut tepuk tangan dari seluruh hadirin.Bersama RE, turut juga diulosi Walikota Sibolga Drs Syarfi Hutauruk, yang dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik dukungan Marga Marbun kepada RE Nainggolan. “Saya kira dukungan itu tidak saja didasarkan pada hubungan kekerabatan, tetapi karena semua kita yang berada di sini mengerti betul bahwa Pak RE Nainggolan memang tipe pemimpin sejuk, yang sangat dibutuhkan di Sumut, dan kita harapkan dapat memimpin daerah yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik,” katanya.Dia mengakui, selaku kepala daerah dirinya memang harus netral. “Tetapi sebagai pribadi, saya berpendapat bahwa Pak RE Nainggolan memang pilihan yang tepat bagi kita,” katanya.Bagas parsadaan atau rumah persatuan pomparan (keturunan) Toga Marbun sedunia itu sendiri, diresmikan dalam sebuah acara adat di Bakkara, Desa Parmonangan, Kecamatan Bakti Raja, Humbahas, 28-29 Desember lalu.Ide pembangunan bagas persadaan ini tercetus pada pesta bona taon (awal tahun) Toga Marbun se-Jabodetabek, 25 Maret 2007, di Senayan, Jakarta. Peserta yang hadir saat itu, termasuk Syekh Ali Akbar Marbun menggagas bagaimana tercipta kesatuan dan kebersamaan berdasarkan rasa kekeluargaan di antaranya keturunan Toga Marbun. Maka salah satu sarana untuk membersatukan itu adalah dengan mendirikan bagas parsadaan, sebagai tempat berkumpulnya marga-marga keturunan Toga Marbun.“Saat itu pula disepakati lokasi pembangunan berada di pinggiran Danau Toba, berdekatan dengan tugu Toga Marbun, yaitu kawasan huta (kampung) asal mula Toga Marbun, yakni di Bakkara, Desa Parmonangan, Humbahas,” ujar Syekh Ali Akbar Marbun, saat menyampaikan kata sambutan.Menurutnya, motif pembangunan bagas parsadaan ini sebagai monumen hidup, pemersatu keturunan Toga Marbun dimanapun berada, sekaligus menambah situs budaya dan objek wisata.Gedung bagas parsadaan ini dibangun di atas lahan 1.000 m2, dengan anggaran Rp2,134 miliar, ditambah biaya peresmian Rp600 juta. Terdiri dari dua lantai. Lantai I ruang pertemuan, lantai II ruang penginapan. Sumber pendanan berasal dari keluarga Toga Marbun dan donatur.Syekh Ali Akbar Marbun menambahkan, bagas parsadaan ini, selain sebagai tempat pertemuan dan menjalin keharmonisan, juga sebagai tempat menginap bagi para pomparan Toga Marbun yang datang ke Bakkara, pulang ke kampung halaman.“Mari kita cetuskan, mulai saat ini, para pomparan Toga Marbun yang sudah berserak, akan berkomitmen pulang ke tanah leluhurnya ini, ke bagas parsadaan ini tanggal 28-29 Desember setiap tahunnya, selama dia punya kemampuan dan kesempatan. Ketika mereka pulang kampung, datang ke Bakkara, tidak perlu lagi menginap di tempat lain, tetapi sudah ada tempat, yakni bagas parsadaan. Sekalian bertemu dengan keluarga,” ujarnya. (BS-002)