Deli Serdang, (beritasumut.com) -- Datuk Adil Freddy Abraham SE mengajak masyarakat Provinsi Sumatera Utara, terutama masyarakat yang ada di Batang Kuis mendukung dan mendoakan salah satu kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Effendi Simbolon-Jumiran Abdi agar bisa duduk sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Periode 2013-2018. “Pak Jumiran itu salah satu Tokoh Melayu. Batang Kuis juga terkenal sebagai daerah Melayu,mudah-mudahan beliau didukung oleh seluruh elemen masyarakat yang ada. Insya Allah mudah-mudahan Jumiran Abdi duduk sebagai Wakil Gubernur Sumut mendatang,” kata Datuk Adil Freddy Abraham SE kepada wartawan usai melakukan silaturahmi dengan Jumiran Abdi di Foodcourt Kampung Niaga, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (29/12/2012) malam. Silaturahmi tersebut juga dihadiri Tokoh Masyarakat Melayu Syahril Tambuse SH dan Ketua PAC PDI Pejuangan Batangkuis Rizal.Menurut Datuk Adil Freddy Abraham, dengan kehadiran dan duduknya Jumiran Abdi bersama dirinya beserta Tokoh Masyarakat Melayu lainnya di “Kampung Niaga” tentunya masyarakat juga sudah bisa “membacanya”.“Kita hadir dan duduk bersama-sama di sini, tentunya Bapak sendiri juga sudah bisa membacanya. Insya Allah kita akan melakukan konsolidasi dengan masyarakat lainnya, terutama yang ada di Batang Kuis ini,” ucap Datuk Adil Freddy Abraham.T OK Khaidar Aswan yang bergelar Datuk Paduka Raja Wajir Negeri Serdang menuturkan, ”Kampung Niaga” merupakan salah satu kawasan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan terbuka untuk umum. Untuk itu, siapapun yang datang ke kawasan ini tentunya tetap akan diterima pihaknya.“Ini adalah ‘Kampung Niaga’ jadi siapa saja bisa masuk kemari, kebetulan hari ini hadir salah satu Cawagub Sumut Jumiran Abdi. Secara pribadi saya jarang bertemu beliau, namun nama Jumiran Abdi sudah saya kenal sejak berada di PSMS dulu. Jika sering berkomunikasi, saya kira Jumiran Abdi itu orangnya cukup baik,” ucap penggagas kawasan “Kampung Niaga”ini.Yang terpenting sebut T OK Khaidar Aswan, bagaimana dalam memimpin itu memperhatikan masalah budaya serta melestarikan peninggalan-peninggalan sejarah masa lalu. ”Saat ini pelestarian sejarah peninggalan masa lalu di Kabupaten Deli Serdang minim perhatian,” sebutnyaTempat pemakaman sultan dan peninggalan lainnya, imbuh T OK Khaidar Aswan seharusnya dilestarikan sehingga jika masyarakat membutuhkan sesuatu pada sustu saat tentu bisa dipersiapkan tanpa dipungut biaya. Sementara itu, salah satu Tokoh Masyarakat Melayu lainnya, Zaidan BS mengaku, secara pribadi dirinya sudah melakukan diskusi dengan Jumiran Abdi tentang strategi apa yang harus dilakukan dalam rangka memenangkan pasangan nomor urut 2 ini. ”Secara pribadi saya sudah banyak berdiskusi dengan Jumiran Abdi bagaimana cara untuk memenangkan mereka di Kabupaten Deli Serdang,” ungkap Zaidan BS.Masih kata Zaidan BS, kehadiran Jumiran Abdi di ”Kampung Niaga” adalah untuk mohon doa restu kepada T OK Khaidar Aswan pewaris Kerajaan Serdang yang secara adat sudah cukup sempurna. ”Seperti yang sudah pernah saya katakan Jumiran Abdi itu merupakan sosok yang sangat beradab, mengetahui betul di mana dirinya berada, ibaratnya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung,"ucap Zaidan.Di kesempatan itu Zaidan BS juga berpesan kepada Jumiran Abdi agar memahami betul konsep “Berwarna” yang ditawarkan ke masyarakat. ”Artinya konsep “Berwarna Indonesia” di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, menghormati tuan rumah dan bukan konsep keberagaman seperti di Barat. (BS-002)