DPR Dukung Program Pembangunan Kawasan Perbatasan di Papua

Redaksi - Kamis, 28 Juli 2016 23:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_DPR-Dukung-Program-Pembangunan-Kawasan-Perbatasan-di-Papua.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana

Beritasumut.com-Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana mendukung program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka pembangunan kawasan perbatasan di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di Papua.Meskipun implementasi program dinilai belum maksimal, namun Yudi memastikan bahwa Komisi V akan menyukseskan serta mengevaluasi program tersebut dalam rangka mengentaskan kemiskinan di garis terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Komitmen DPR mendukung untuk hal itu, namun implementasinya yang kami kira belum maksimal,” jelas Yudi pasca Rapat Paripurna DPR RI ke-35 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2015-2016, Kamis (28/07/2016).

Diketahui, dalam Rapat Paripurna tersebut, DPR RI membentuk Tim Pengawas Pembangunan Kawasan Perbatasan yang terdiri dari 25 anggota yang berasal dari lintas komisi. Dari sekian anggota tersebut, Fraksi PKS DPR RI mendelegasikan dua anggota, yaitu Anggota Komisi II Hadi Mulyadi dan Anggota Komisi I Sukamta.

Di sisi lain, dikutip dari Data Kementerian PUPR, alokasi dana yang dianggarkan untuk melakukan berbagai kegiatan pembangunan di Papua sebesar Rp 217,68 miliar. Dana tersebut dianggarkan selama kurun waktu 3 (tiga) tahun dimulai dari 17 Desember 2015 hingga 6 September 2017. Hingga Mei 2016, tercatat perkembangan fisik baru mencapai 1 persen dengan serapan anggaran mencapai 10,5 persen.

“Oleh karena itu, DPR akan mengawasi besarnya dana daerah perbatasan. Komisi V kebetulan bulan lalu telah mendorong menteri PU untuk membangun rumah-rumah di perbatasan untuk membangun rumah khusus di Papua. Dan ternyata dengan membangun rumah khusus, itu menjadi magnet bagi masyarakat Papua, bahkan masyarakat Indonesia yang ada di negara Papua Nugini mau untuk kembali ke Papua,” jelas Yudi dalam rilis yang dikirim ke beritasumut.com. (BS03)


Tag:
PKS

Berita Terkait

Berita

Pemko Medan Tertibkan PPKS

Berita

Pilkada Jakarta, PKS Resmi Usung Anies Bawesdan-Shohibul Iman

Berita

UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Medan Lepas 40 PPKS Periode 2023-2024

Berita

Pj Gubernur Rayakan HUT ke-76 Provinsi Sumut Bersama PPKS

Berita

Polrestabes Medan Kawal Kegiatan PKS Sapa Anies Baswedan di Lapangan Astaka Pancing

Berita

Nadiem Luncurkan Permendikbud Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan