Beritasumut.com-Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba mengatakan masyarakat tidak bisa dipersalahkan soal keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) yang saat ini kurang tertata dan bahkan melebih daya dukung lingkungan. Pemerintah harus bergerak cepat untuk melakukan penzoningan kawasan KJA. Dikatakan Parlindungan, ketika pihaknya turun ke kawasan Danau Toba, di kawasan tersebut sama sekali tidak pernah diberikan penyuluhan, sehingga KJA yang tersebar selama ini tidak tertata, karena masyarakat sama sekali tidak mengetahui hal tersebut.
“Makanya ini haruslah kita perbaiki, selama ini kan tidak ada yang memberikan penyuluhan sehingga tidak tertata, kalau masalah yang lalu sudahlah tapi kita harus memperbaikinya, karena ini sudah menjadi perhatian public,” ujar Parlindungan, Minggu (24/07/2017). Selain penzoningan, salah satu solusi untuk meminimalisir pencemaran lingkungan di kawasan Danau Toba, dikatakannya adalah perlunya peralihan pendapatan income masyarakat di kawasan tersebut dari yang semata hanya mengandalkan income dari KJA, ke depannya bisa dialihkan untuk kembali bercocok tanam. “Kita lihat seperti kawasan Haranggaol itu dulunya sangat terkenal dengan tanaman bawangnya. Makanya ini akan kita coba galakkan kembali, agar masyarakat tidak semata mencari income dari keramba ikan, tapi bagaimana kita menjadikan kembali kawasan Haranggaol menjadi pusat produksi bawang merah,” pungkasnya. (BS03)