Beritasumut.com-Grand Mufti Lebanon, Abdel Latif Derian, tuan rumah dari Seminar Internasional bertajuk Islam dan Nasionalisme mengapresiasi Indonesia dihadapan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Beirut, Lebanon.
Seminar yang diikuti ratusan tokoh dan ulama Lebanon ini juga menampilkan narasumber Anggota Watimpres RI KH Hasyim Muzadi dan Ulama Libanon Syekh Ahmad Alladen. Dalam sambutannya, Grand Mufti Lebanon ini mengapresiasi Indonesia sebagai negara muslim terbesar yang mampu menjaga nilai-nilai demokrasi, konstitusi dan hak asasi dengan baik.
"Tentu itu dapat terwujud dengan adanya tanah air dan semangat nasionalisme," tandasnya. Sebagaimana yang dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
Menurutnya, tidak ada perdamaian di dunia, tanpa perdamaian antar agama. Dan, tidak ada perdamaian antar agama tanpa adanya nilai-nilai moral/etik yang disepakati bersama oleh semua agama. "Indonesia sebagai negara yang sangat besar di kawasan Asia serta plural dari segi agama dan budaya perlu mendapat apresiasi, sehingga kita perlu menjalin hubungan kerjasama dan persaudaraan," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Grand Mufti Lebanon Abdel Latif telah menandatangani kerjasama tentang keagamaan dan pengembangan pendidikan agama dan keagamaan. Menurut Latif, kesepakatan kerjasama itu bertujuan untuk menjadikan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan keterbukaan sebagai landasan dan tujuan. Hal itu sejalan dengan tujuan pokok syariat Islam dalam memelihara kemanusiaan dan pembangunan. (BS02)