Pemerinta Pusat Minta Pemda Segera Siapkan Aksi Pengembangan Pariwisata Danau Toba

Redaksi - Jumat, 15 Juli 2016 15:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Pemerinta-Pusat-Minta-Pemda-Segera-Siapkan-Aksi-Pengembangan-Pariwisata-Danau-Toba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS03
Tim medis saat memeriksa ikan yang mati di keramba yang ada di Danau Toba

Beritasumut.com-Beritasumut.com-Pasca ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) No 49 Tahun 2016 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba oleh Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut sekaligus 7 kabupaten sekawasan Danau Toba terus melakukan pematangan persiapan untuk menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia.

Sekda Provsu Hasban Rintonga menjelaskan, terkait hal tersebut, pemerintah pusat meminta agar Pemda segera mempersiapkan rencana aksi guna mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba diantaranya persoalan infrastruktur, kualitas air Danau Toba, debit air yang menurun, limbah domestik, budaya, Kerambah Jaring Apung (KJA), penebangan liar, termasuk juga peristiwa terkini soal kebakaran lahan kritis.

"Mereka minta tanggal 23 Juli ini kita sudah mengirimkan rencana aksi yang merupakan rencana aksi yang merupakan kombinasi dari rencana aksi SKPD-SKPD terkait dan juga hasil kesepakatan dengan 7 kabupaten sekawasan danau toba. Setelah rencana aksi mereka terima, dievaluasi baru disampaikan rencana aksi selanjutnya," ujar Hasban.

Dicontohkan Hasban salah satu rencana aksi misalnya terkait zero KJA yang telah disepakati. Pemprov Sumut akan membentuk tim terpadu KJA dengan tembusan beberapa Kementerian. Tim ini ini kemudian yang merekomendasi pemberi izin agar pengusaha keramba di evaluasi. "Ancang-ancang dari pusat 2 tahun ini sudah zero KJA. Kta harapkan Petani KJA kitapun sudah ada pengganti mata pencarian mereka atau ada berupa kompensasi yang lain," ujarnya.

Dalam rencana aksi tersebut pihaknya juga akan memasukan rencana penebaran benih ikan pora-pora yang diharapkan bisa berkembang biak seperti sebelum air Danau Toba tercemar. Begitupun lanjut terkait rencana ini memang pihaknya ada mendapat tanggapan miring karena kondisi air danau yang saat ini belum bersih dari pencemaran. Termasuk juga dengan penebangan pohon di sekitar Danau Toba.

Pihaknya juga akan melakukan penananam pohon kembali salah satunya di Huta Ginjang. Rencananya untuk sejumlah kegiatan di Danau Toba seperti Musyawaraha Adat Kota Tabur Benih Ikan Pora-pora dan penanaman pohon ini akan dihadiri wakil presiden Yusuf Kala. Bahkan Presiden RI Joko Widodo juga direncanakan menghadiri sejumlah kegiatan-kegiatan seperti Carnaval Pesta Danau Toba. "Soal kunjungan RI I dan RI II ini memang masih ada pembahasan-pembahasan lebihlanjut," pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wapres dan Gubsu Tebar 26 ribu Ikan Endemik Danau Toba

Berita

Sekda: Penertiban KJA Tetap Memikirkan Kepentingan Masyarakat

Berita

Usai Jokowi, Giliran JK Jumat Besok Kunjungi Sumut

Berita

Ditanya Nama 9 Orang Tim Pansel, Kaiman Turnip Tak Ingin Bawa-bawa BKD

Berita

Formasi Tim Pansel Tetap Sembilan Orang, Gubsu Enggan Beberkan Nama-namanya

Berita

Wacana Dana Parpol dari APBN, NasDem: Tunda!