Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Binjai melakukan inspeksi mendadak (sidak) menjelang hari raya Idul Fitri 1437 H dengan merazia sejumlah pusat-pusat perbelanjaan yang beroperasi di kota Binjai, Selasa (28/06/16).
Sidak yang dipimpin langsung oleh Walikota Binjai, HM Idaham, Kapolres binjai, AKBP M Rendra Salipu, dan jajarannya, Dinas Kesehatan Kota Binjai, DPRD Binjai, dan Satpol PP Kota Binjai ini terus menyisir pusat perbelanjaan yang umumnya menjual bahan makanan hingga produk makanan jadi.
Razia ini dimulai dari Supermarket Suzuya yang berada di pusat kota Binjai. Selanjutnya sidak ke pusat perbelanjaan terbesar di kota Binjai, yaitu Binjai Super Mall (BSM). Ratusan personel gabungan ini terus menyisiri lantai l BSM yang memang banyak menjual produk makanan jadi dan olahan.
Walikota Binjai, HM Idaham mengakui, sidak yang dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri ini diperlukan sebagai evaluasi produk yang layak ataupun tak layak konsumsi oleh masyarakat Binjai. Pihaknya mengakui, diturunkannya ratusan petugas gabungan ini selain untuk menemukan produk yang tidak layak konsumsi, bahan makanan terlarang, juga mencari produk-produk makanan yang sudah kadaluarsa namun tetap di jual.
"Iya benar. Memang sampai saat ini belum ada ditemukan makanan seperti itu. Makanya kita bersyukur, semoga di Binjai tidak ada produk makanan yang dijual dalam keadaan rusak maupun experied. Untuk itu, kita akan terus mengevaluasi dan mengawasi," ungkapnya kepada beritasumut.com, Selasa, (28/06/2016)
Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP M Rendra Salipu, menyambut baik gagasan untuk melakukan sidak pusat perbelanjaan ini. Dia berpendapat, sinergi yang dibangun oleh Walikota Binjai itu penting. Sebab menjaga kenyamanan dan keamanan konsumen itu adalah tugas semua pihak.
"Kerjasama yang baik dari semua pihak demi menjaga keamanan dan kesehatan konsumen sangat diperlukan. Sejauh ini, memang belum ada kita temukan bahan makanan yang dilarang beredar di jual tempat ini," pungkasnya.(BS08)