Beritasumut.com-Menjelang kabar adanya rotasi pejabat jilid II yang akan digelar di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), H T Erry Nuradi mengakui potensi pejabat dari kabupaten/kota bagus.
"Sepertinya memang harus mengimport pejabat dari luar (kabupaten/kota). Kita belum tahu dari sini (Pemprov Sumut) ada yang berkompeten atau tidak. Memang di daerah juga banyak yang bagus-bagus," ujarnya kepada wartawan, pertengahan pekan ini.
Erry mengakui, bahwa untuk mengisi kekosongan kursi jabatan kepala SKPD yang akan dilakukan melalui proses lelang jabatan nantinya, dia melihat potensi tersebut akan hadir dari pejabat kabupaten kota. Sebab, hingga kini, dirinya belum melihat pejabat di lingkungan Pemprov Sumut yang memiliki kemampuan dan kompetensi menduduki jabatan dimaksud.
Namun menurut Gubsu, untuk dapat mengikuti lelang jabatan, seorang pejabat dari pemerintah kabupaten/kota harus meminta izin dari kepala daerahnya untuk pindah tugas ke Pemprov Sumut. Sehingga tidak ada jaminan bahwa pasca mengikuti seleksi terbuka itu, pejabat dimaksud akan punya posisi di tempat kerja yang baru alias non job.
"Itu masalahnya, mereka harus izin dulu ke kepala daerahnya, kemudian ditempatkan di Pemprov Sumut, non job dulu. Sementara pesaingnya nanti juga kan banyak, jadi tidak ada jaminan bisa terpilih. Makanya kalau ada yang dari internal Pemprov Sumut," pungkasnya. (BS03)