Beritasumut.com-Jelang digelarnya pemilihan kepala Daerah (KDh) Tapanuli Tengah (Tapteng) pada 2017 mendatang, DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut melakukan survey terhadap bakal calon (balon) KDh Tapteng. Hasil dari survey tersebut akan menjadi pertimbangan menetukan Balon yang akan diusung pada Pemilihan KDh Tapteng Tahun 2017.
"Sekarang sedang (proses-red) survei. Tidak hanya bakal calon yang masuk dalam penjaringan PDIP, tapi tokoh-tokoh lain yang berpeluang," kata Sekretaris DPD PDIP Sumut Sutarto, Minggu (12/06/2016).
Sutarto menyebutkan, ada 18 orang mendaftar ke DPC PDIP Tapteng. Hasilnya, DPC PDIP Tapteng mengirimkan 11 nama ke DPD PDIP Sumut. Tanggal 23-24 penilaian (assessment) oleh Himpunan Psikologi Indonesia. Setelah proses survei dan assessment, giliran DPD PDIP Sumut mengevaluasi setiap balon. Hasilnya dalam bentuk nominasi.
Selanjutnya, dua pasangan bakal calon disampaikan ke DPP dengan berbagai pertimbangan, mulai dari peta politik, konfigurasi, sosio- cultur karakter dan peluang menang. "Hasil penjaringan, kita usulkan dua pasang bakal calon. Tapi, hasil penilaian setiap kandidat dalam penjaringan itu tetap akan diberikan utuh kepada DPP," jelasnya.
Di wilayah lain, yakni Tebingtinggi, hanya tiga orang mendaftar penjaringan di level DPC PDIP Tebingtinggi. Hanya seorang yang mengikuti assassment yang dilaksanakan DPP PDIP untuk wilayah Sumut Aceh.
Seperti pada pilkada serentak tahun 2015, persiapan Pilkada 2017 juga terbuka pendaftaran/penjaringan di tingkat provinsi. "Kita masih membuka ruang pendaftaran di DPD," pungkas Sutarto. (BS03)