Pemprov Sumut Diminta Segera Identifikasi Jalur Rawan Longsor

Redaksi - Sabtu, 11 Juni 2016 18:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Pemprov-Sumut-Diminta-Segera-Identifikasi-Jalur-Rawan-Longsor.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS03
Kantor Gubernur Sumatera Utara

Beritasumut.com-Meski baru memasuki minggu pertama bulan Ramadhan, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam hal ini Dinas Bina Marga, diharapkan memiliki data terkait daerah mana yang dianggap rawan bencana. Hal ini guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam seperti longsor, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan mudik pada Lebaran Idul Fitri mendatang.

Pengamat trasportasi dari Universitas Panca Budi, Bhakti Alamsyah mengatakan, antisipasi jalur mudik memang harus dilakukan oleh Dinas Bina Marga. Artinya, dari tahun ke tahun instansi ini tentunya sudah memiliki data mana saja area yang rawan dan mana saja area yang menjadi penghambat. Dari data ini kata Bhakti, harusnya Dinas Bina Marga Sumut dapat melakukan evaluasi mana yang sudah baik dan mana yang kondisinya masih buruk.

“Dari pemetaaan yang sudah dilakukan oleh Dinas Bina Marga dari tahun lalu seharusnya menjelang lebaran tahun ini sudah dapat dilihat mana hambatan yang sudah berkurang, mana yang sedang dan mana yang masih tinggi,”uar Alamsyah kepada wartawan, Sabtu (11/06/2016).

Dikatakan Bhakti, untuk jalur mudik biasanya masyarakat Sumut memang akan lebih banyak melintas di jalaur timur mulai dari Kisaran sampai Pekanbaru, tapi bukan berarti jalur barat malah diabaikan. Melainkan juga perlu ditingkatkan, baik kondisi jalan, jembatan juga arus kemacetan dengan kesiagaan petugas dari Dinas Perhubungan.

“Menurut saya tahun ini, Tengku Erry Nuradi kan sudah sah menjadi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Artinya dia harus menunjukkan kerjanya dan bukan lagi sekadar mengisi kekosongan tapi harus sudah punya pola dan program. Apa yang dikerjakan beliau saat ini adalah ukuran bagi masyarakat untuk menilainya, masyarakat akan melihat apakah Gubsu dapat mengantisipasi jalur mudik ini, apakah ada peningkatan jalur ini dari tahun ke tahun,” papar Bhakti.

Bhakti mengatakan, masyarakat tentunya sangat membutuhkan jalan mulus baik penjagaan petugas yang aktif, keamanan, dan lainnya. “Masyarakat akan merasa kalau jalan mulus, Gubsu dinilai mampu memperhatikan masyarakat. Sebaliknya kalau ada jembatan yang putus, masyarakat akan langsung memberikan penilaian yang miring terhadap kinerja Gubsu," ujarnya.

Dia menambahkan, "Makanya untuk hal-hal yang langsung menyentuh masyarakat sebaiknya ini harus menjadi prioritas bagi Gubsu dan jangan membuat masyarakat panik termasuk dalam mengantisipasi jalur mudik ini,” pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Kapolres Pematangsiantar Kunjungi Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Berita

Bupati Langkat Santuni Santri Tarawih Dan Tadarus Di Rumah Dinas

Berita

Gubernur Sumut Lantik Kepala BPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan

Berita

ULBI Kembali Buka Program Ikatan Dinas PosIND Bagi 100 Mahasiswa

Berita

Pemko Binjai Gelar Rapat Koordinasi dan Advokasi Program Bangga Kencana

Berita

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar