Bebaskan Lahan untuk Jalan Tol, Tim Pembebasan Lahan Minta Bantuan Pemko Medan

- Selasa, 03 Mei 2016 20:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Bebaskan-Lahan-untuk-Jalan-Tol--Tim-Pembebasan-Lahan-Minta-Bantuan-Pemko-Medan-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ilustrasi
Jalan Tol
Beritasumut.com-Tim  Pembebasan  Lahan untuk Jalan Tol Medan-Binjai dan Medan –Kuala Namu Internatuional Airport (KNIA)-Tebing Tinggi melakukan kunjungan dengan Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi di Balai Kota Medan, Selasa (03/05/2016).  

Kunjungan ini dilakukan untuk minta bantuan Pemko Medan dalam rangka pembebasan lahan guna mendukung kelancaran pembangunan jalan tol Medan-Binjai sepanjang 16,8 km dengan invetasi senilai Rp.2 triliun. Terkait pembangunan jalan tol Medan-Binjai, ada  2 kelurahan di Kecamatan Medan Deli yakni Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir yang terkena pembangunan jalan tol tersebut, panjangnya lebih kurang 2,6 km. Untuk itulah  diharapkan dukungan Pemko Medan, sehingga pembebasan lahan dapat lancar dilakukan.

"Kita harapkan Pak Wakil Walikota beserta jajaran dapat membantu pembebasan lahan di 2 kelurahan tersebut. Begitu pembebasan lahan selesai dilakukan, pembangunan jalan tol Medan-Binjai dapat dilakukan," kata Riadil Akhir Lubis, Staf Ahli Gubsu sekaligus Ketua Tim. Diungkapkan Riadil, pembebasan lahan untuk pembangunan  jalan tol Medan-Binjai sudah rampung 77 persen lebih, termasuk  pembebasan lahan sepanjang 22,8 km di wilayah Deli Serdang. "Tinggal  pembebasan lahan lebih kurang 2,6 kilometer di Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir. Kedua kelurahan itu masuk trase tol yang melintasi Kota Medan," jelasnya.

Dari 2,6 km lahan yang akan dibebaskan di 2 kelurahan tersebut, 2,1 km diantaranya merupakan lahan stanvas yang kini dikuasai masyarakat sebanyak 500 KK. Lahan stanvas itu saat ini terdapat bangunan dan tanaman milik penduduk. Itu sebabnya tim optimis dengan bantuan Pemko Medan, pembebasan lahan dapat dilakukan sehingga pembangunan jalan tol Medan-Binjai bisa selesai sesuai waktu yang ditetapkan.

Dalam kunjungan ini Riadil membawa  sejumlah pihak yang terkait dengan proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai. Dikatakan Riadil, pembangunan  tol ini dilakukan dalam rangka mendukung program Presiden RI, Joko Widodo  membangun tol road Trans Sumatera sepanjang lebih kurang 2.818 km. Pembangunan tol Medan-Binjai diikuti pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun. Kemudian pembangunan tol Palembang –Indralaya sepanjang 22 km dengan investasi Rp 1 triliun serta pembangunan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 150 km dengan invetasi Rp 13,8 triliun.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Goodby Gangguan Seismik! Teknologi Baru Pengolahan Data dengan Kualitas Terbaik

Berita

Kemenhut Cabut Izin 18 Perusahaan, Berikut Daftarnya

Berita

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit

Berita

Google Buka Suara soal Dolar AS Tiba-tiba Jadi Rp 8.170

Berita

Walikota Medan Sambut Baik Investasi Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Berita

Pemko Binjai Dukung Penuh Program Nasional 1 Juta Hektar Lahan Jagung