Beritasumut.com-Setelah tidak bisa lagi menggunakan Jamkesmas, anak panti asuhan tidak lagi mendapat biaya perobatan dari pemerintah.Alhasil, segala biaya perobatan anak panti diupayakan sendiri oleh pihak panti asuhan sendiri. "Selain juga ada bantuan donatur, serta personal dokter yang berinisiatif membantu. Tapi hanya untuk sakit-sakit ringan sanggupnya. Kalau sampai ada yang opname itu baru memberatkan," ujar Ketua Forum Panti Asuhan Sumatera Utara (Sumut) Rafdinal.Rafdinal menambahkan, terkait bantuan dari Arab Saudi untuk anak-anak yatim piatu di panti asuhan, pihaknya tidak pernah mendapatkannya. Bantuan yang ada katanya berasal dari Kemensos dan Dinas Sosial.Seperti diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa baru-baru ini mengatakan, Yayasan Robuto Alawi Al Islami dari Jeddah Arab Saudi menyatakan pihaknya telah menghentikan aliran dana bantuan untuk anak-anak yatim di Indonesia. Dana tersebut tidak bisa masuk ke Indonesia lagi, karena ada kekhawatiran, uangnya disalahgunakan untuk pembiayaan radikalisme dan terorisme di Indonesia."Kalau bantuan dari Arab Saudi kita belum pernah mendengarnya. Tapi tidak tahu juga kalau bantuannya memang ada tetapi disalurkan melalui Kemensos," terang Rafdinal.(BS02)