Beritasumut.com-Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Medan Renward Parapat mengakui jika dana sosialisasi yang dianggarkan tahun 2015 tidak terserap sepenuhnya. Renward mengatakan di tahun 2016 ini pihaknya akan menggelar sosialisasi Kesadaran dan pemahaman berlalulintas di tahun 2016 ini."Tahun lalu ada program pemilihan pelajar pelopor. Tahun 2016 ini juga ada dan kami akan melaksanakan," ujarnya dalam rapat di Gedung DPRD Medan Selasa (26/04/2016). Renward menjelaskan, untuk penindakan pelanggaran lalulintas pihaknya harus berkoordinasi dengan Kepolisian. "Dishub tidak berhak menindak (tilang) kendaraan pribadi. Jika angkutan umum, masih bisa ditindak terkait perizinan," jelasnyaSalah satu bentuk pelanggaran yang sulit dibenahi menurut Renward adalah parkir liar. Dicontohkanya, parkir di kawasan bebas parkir, pihaknya pernah melakukan sanksi gembok roda. Namun, karena keterbatasan personal, hal itu tidak bisa dilakukan sepanjang hari di banyak lokasi. "Kami akan beli mobil derek untuk penindakan pelanggaran parkir. Sebab, mobil derek konvensional beresiko, bisa merusak kendaraan. Jika kendaraan rusak karena diderek, jadi tanggungjawab penderek,"terangnya. Dia juga mengatakan akan melakukan penataan lalulintas yang lebih baik ke depannya. (BS03)