Bantah Formalitas, Lelang Pejabat Eselon II Digelar Terbuka

Herman - Senin, 18 April 2016 15:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Bantah-Formalitas--Lelang-Pejabat-Eselon-II-Digelar-Terbuka.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Sekda Sumut Hasban Ritonga
Beritasumut.com-Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meyakinkan publik bahwa tahapan lelang jabatan eselon II setelah keluarnya hasil uji kompetensi bagi 47 pejabat pratama, akan dilaksanakan terbuka. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Hasban Ritonga mengatakan bahwa tahapan lelang nantinya akan dibuka kepada seluruh pejabat di kabupaten/kota selain di lingkungan Pemprov sendiri. Sementara untuk proses uji kompetensi yang hasilnya akan menunjukkan jabatan mana saja yang akan dilelang, masih dalam tahap penggodokan dan sebagian sudah disampaikan secara bertahap.Namun saat disebutkan bahwa lamanya proses uji kompetensi ini diduga berhubungan dengan upaya menyiapkan peserta lelang, sehingga tahapannya akan berlangsung formalitas saja, Hasban meyakinkan hal itu tidak terkait sama sekali. Sehingga setelah ada keputusan dari Mendagri, baru diumumkan kursi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mana yang terisi dan mana yang kosong."Kalau formalitas tentu tidak. Lelang ini kan nanti terbuka untuk kabupaten/kota, kemudian lelang itu disamping prosesnya akan diketahui umum (publik). Tiga atau empat orang nanti yang bersyarat pada jabatan itu, misanya a,b,c dan pada jabatan satu, akan dilihat mana yang rekam jejaknya paling baik. Jadi sulit membuat kondisi ini menjadi formalitas. Nanti media juga kan mengawasi," ujar Hasban, Senin (18/04/2016).Sedangkan terkait adanya dugaan bahwa proses uji kompetnsi berjalan lambat, membuka peluang terjadinya kebocoran informasi, mana saja kursi yang kosong, sehingga ada persiapan oleh pejabat yang dipilih untuk memiliki persiapan lebih banyak dari yang lain, juga dibantah Hasban. Menurutnya tahapan lelang jabatan nantinya, tidak seperti ujian tertulis atau ujian lainnya yang lebih berorientasi kepada kelulusan berdasarkan nilai diatas kertas. Namun prosesnya memiliki beberapa ukuran seperti kelayakan, kesesuaian dan kemampuan."Artinya tidaklah seperti akan mengikuti tes masuk ke level perguruan tinggi. Belum tentu dengan persiapan waktu yang panjang, menyebabkan seseorang berhasil di jabatan tertentu. Karena yang diuji itu kan bukan hafalan, bukan knowledge (pengetahuan) nya," sebutnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pemuda Muhammadiyah Deli Serdang Anggap Isu BPK di Deli Serdang Kacangan

Berita

Keracunan Roti, DPRD Deli Serdang Diminta Segera Panggil Sari Roti

Berita

Bupati Deli Serdang Terima Anugerah Manggala Karya Kencana KB

Berita

UPTD Metrologi Legal Deli Serdang Launching Pertama di Sumut

Berita

TP4 Ikut Mendorong Percepatan Serapan Anggaran Pemprov Sumut

Berita

Sekda Sumut Akui Proses Lelang Jabatan Berdampak pada Serapan Anggaran