Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah menyambut baik rencana investasi di bidang energi, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) oleh calon investor PT Pesaka Loka Kirana (PLK).Hal tersebut diakui oleh Bupati Tapanuli Tengah H Sukran Jamilan Tanjung SE MM di sela-sela temu ramah dengan dengan calon investor PT Pesaka Loka Kirana yang diwakili Ramses Harianja di VIP Room Bandara Dr Ferdinand Lumbantobing, Pinangsori, pertengahan pekan ini. "Apalagi saat ini, Indonesia masih memerlukan pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 35.000 MW secara nasional," terangnya dilansir dari laman tapteng.go.id.Menurutnya, pemerintah pusat berusaha agar pasokan listrik dapat terpenuhi meski di Tapteng terdapat berbagai pembangkit listrik, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipan Sihaporas di Kecamatan Pandan dengan kapasitas listrik 50 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara dengan kapasitas listrik 2 x 115 MW di Kawasan Industri Terpadu Labuan Angin Kecamatan Tapian Nauli.Selanjutnya ada juga Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kecamatan Sitahuis, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal serta PLTS tersebar di daerah terpencil."Ada 9 lokasi potensial di Kabupaten Tapanuli Tengah untuk dibangun PLTMH," sebut Sukran.Sementara itu, Ramses Harianja mengungkapkan, pihaknya ingin berkontribusi di Tapteng dengan rencana investasi PLTMH kapasitas 10 MW. "Nantinya PLTMH ini dapat menyediakan listrik di wilayah pedesaan dan ramah lingkungan karena berdampak juga untuk kelestarian lingkungan khususnya hutan sekitar sungai yang digunakan oleh PLTMH tersebut," jelasnya. (BS02)